Thursday, December 2, 2021
Home Economy Tiga Bank Terbesar di Dunia milik China khusus Pembangunan, Ekspor-Impor &...

Tiga Bank Terbesar di Dunia milik China khusus Pembangunan, Ekspor-Impor & Pertanian

Sejak sekitar 9 tahun lalu, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC), China Construction Bank, Agricultural Bank of China (ABC, atau Agbank) dan Bank of China (BoC) adalah empat bank umum yang terbesar di China dan dunia. Mereka adalah BUMN China. Silakan klik dan baca: https://lijusu.com/2021/09/12/terbesar-di-dunia-modal-inti-laba-aset-perbankan-china/.

Untuk lebih cepat menjadikan China punya GDP yang terbesar ke-2 di dunia setelah AS, negeri eksportir terbesar di dunia dan penghasil produk biji-bijian yang terbesar di dunia, China mendirikan tiga buah bank [China Development Bank (CDB), China Eximbank & Agricultural Development Bank of China (ADBC)] yang bersifat khusus secara sekaligus pada 1994 untuk melaksanakan kebijakan (policy bank) pemerintah China sehingga menjadi juara satu di seluruh dunia di bidangnya masing-masing sejak beberapa tahun lalu.

Perbedaan antara Permodalan dan Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank-Bank BUMN itu dan Ketiga Bank Pelaksana Kebijakan itu

a. Bank-bank umum yang BUMN itu plus bank-bank umum lain yang juga milik pemerintah China semula didirikan dengan modal pemerintah, mencari DPK melalui penerimaan deposito, rekening tabungan maupun rekening berjalan baik eceran maupun perusahaan (korporasi), menerbitkan obligasi dll. Banyak yang sudah go public sehingga permodalan mereka mengikuti aturan bursa efek mereka.

b. Ketiga bank pelaksana kebijakan itu: didirikan dengan 100% modal awal dari pemerintah dan belum go public.

b.1 CDB & China Eximbank adalah bank grosiran sehingga tidak menerima deposito dari masyarakat dan mencari DPK hanya melalui penerbitan obligasi dan modal tambahan dari pemerintah China. Karena itu, di China, CDB adalah penerbit obligasi yang terbesar kedua setelah Kementerian Keuangan China (https://cdn.gihub.org/umbraco/media/2617/china-case-study.pdf).

CDB punya hanya 37 kantor cabang tingkat 1 dan 4 kantor cabang tingkat 2 di Daratan China plus 1 kantor cabang di Hong Kong, ditambah 10 kantor perwakilan di LN, yang mencakup kantor perwakilan di Indonesia.

Di China, China Eximbank punya hanya 32 kantor cabang dan satu kantor perwakilan di Hong Kong. Di LN, ada kantor cabang di Paris, kantor perwakilan di St. Petersburg, kantor perwakilan untuk Afrika Bagian Selatan dan Timur plus Kantor Perwakilan untuk Afrika bagian Utara dan Barat (www.eximbank.gov.cn).

b.2 ADBC (Bank Pengembangan Pertanian China) mencari DPK melalui penerbitan obligasi dan penerimaan deposito korporasi saja karena memiliki banyak sekali cabang di China (https://www.devex.com/organizations/agricultural-development-bank-of-china-adbc-143304).

  1. China Development Bank (CDB; Bank Pembangunan China), bank pembiayaan pembangunan yang terbesar di dunia (https://www.swfinstitute.org/fund-rankings/development-bank), yang asetnya sekitar USD 2,651 triliun (IDR 38 kuadriliun) menurut laporan tahunan 2020-nya. Aset itu sekitar 4,2 X gabungan aset perbankan umum Indonesia yang sekitar IDR 9 K.

Aset itu atau 3,88 X kuota setoran modal 190 negeri anggota IMF (USD 687 miliar, yang tidak mencakup persediaan setoran kuota/modal tambahan menurut skema New Amendment to Borrowings (NAB); https://www.imf.org/en/About/Factsheets/IMF-at-a-Glance).

Aset CDB itu juga sekitar 4,1 X gabungan aset 4 lembaga anggota Kelompok Bank Dunia (USD 643 miliar: IBRD (USD 317 miliar), IDA (USD 219 miliar, IFC (105 miliar) & MIGA (USD 1,7 miliar) menurut laporan keuangan setiap lembaga itu per akhir Juni 2021 (https://www.worldbank.org/en/news/press-release/2021/08/09/world-bank-group-releases-fy21-audited-financial-statements); atau 2 X gabungan kuota setoran modal semua anggota IMF itu dan aset gabungan 4 lembaga anggota Kelompok Bank Dunia per akhir Juni 2021.

Untuk info lebih lanjut tentang kegiatan CDB di seluruh dunia, silakan klik link yang berikut ini: https://lijusu.com/2021/09/14/cdb-bank-pembangunan-terbesar-di-dunia-asetnya-18-x-gabungan-aset-bank-duniaimf/.


2. China Eximbank (Bank Ekspor-Impor China), asetnya sekitar USD 781 miliar per akhir 2020 (http://english.eximbank.gov.cn/News/AnnualR/2020/), atau 1,2 X aset gabungan 4 lembaga Kelompok Bank Dunia, atau 1,13 gabungan kuota setoran modal semua anggota IMF.

This image has an empty alt attribute; its file name is Eximbank-of-China-website.png

Peringkat Eximbank of China sebagai bank pembiayaan ekspor-impor yang terbesar di dunia dikukuhkan oleh Sovereign Wealth Fund Institute (SWFI), dengan data keuangan sekitar 3 tahun lalu yang belum diupdate oleh SWFI: https://www.swfinstitute.org/fund-rankings/export-credit-agency.

Sumber tabel: 1. www.swfinstitute.org, 2. Aset China Eximbank di tabel di atas adalah menurut laporan tahunan 2018.

Contoh cara dapatkan kredit dari China Eximbank:https://law.asia/applying-chinas-overseas-loans/.

Inspirasi untuk Indonesia: kita punya LPEI, yang sering disebut sebagai Indonesia Eximbank, yang asetnya berjumlah IDR 92,1 T (USD 6,35 miliar; dengan kurs USD/IDR= 14.500) per akhir 2020, turun dari IDR 108 T per akhir 2019. Aset sebanyak USD 6,35 miliar itu jelas sangat kurang untuk mendukung ekspor Indonesia dibandingkan dengan ekspornya selama tahun 2020 yang berjumlah USD 163,31 miliar (www.kemenkeu.go.id).

3. Agricultural Development Bank of China (ADBC), bank pembiayaan sektor pertanian yang terbesar di dunia, yang asetnya sekitar USD 1 triliun.

This image has an empty alt attribute; its file name is Agricultural-Deveopment-Bank-of-China-website.png

Sumber logo: website www.adbc.com.cn

Sebagai pembanding, Rabobank dari Belanda, yang dikenal sebagai pendana pertanian yang terbesar di Eropa dan AS, memiliki aset sekitar USD 805 miliar (https://www.rabobank.com/en/images/annual-report-2020.pdf)

Catatan: ADBC berbeda dari Agricultural Bank of China (ABC atau Agbank; Bank Pertanian China), bank umum terbesar ke-3 di dunia dalam hal aset (USD 4,26 triliun, atau IDR 61,9 kuadriliun), yang sudah go public di Shanghai.

Sumber logo: website ABC: www.abcchina.com.cn

(TST)

Tjan Sie Tekhttp://www.tjansietek.com/translation.html
A former licensed stock market analyst and investment advisor with 20+ years experience with M.Sc. in Finance from Leicester University; now a Chinese, US and Indonesian macroeconomic and financial analyst, CEO of Center for New Indonesia (CEFNI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Tamanu Oil Supreme, extracted from the ripe fruit of the Indonesian Calophyllum Inophyllum

Famous for its so many health benefits, tamanu trees (Calophyllum inophyllum) grow in Indonesia and other southeast...

White Cardamom Prime from Indonesia

Famous worldwide for its five fragrances and various health benefits, Indonesian white cardamom grows around the country. We export it and many...

Food-grade Desiccated Coconuts from Indonesia

We are an exporter of fine and extra-fine granulated, halal & kosher-certified grade food-grade desiccated coconuts from Indonesia, Southeast Asia, to Europe,...

Analisa: Utang Evergrande tidak systemic sama sekali

Utang LN Evergrande cuma USD 20 miliar, atau 6,6% dari total kewajiban konsolidasinya yang USD 302 miliarUtang USD 20 miliar itu dipegang...

Recent Comments