Jadi, sejak hampir 4.000 tahun lalu, sejumlah orang bijak Tiongkok sudah tahu prasyarat untuk sebuah negeri menjadi maju, makmur, damai dan tenteram.
Masa depan Indonesia, negeri tercinta milik sekitar 280 juta orang, yang mencakup kami dan para pembaca artikel ini, sangat bergantung pada keberhasilan kita semua dalam memilih presiden-presiden berikutnya yang bermoral dan bajik. Tata kelola negeri ini secara baik akan jauh lebih mudah dilaksanakan. Negeri akan dikelola secara rasional, bijak dan sains.
Semoga bermanfaat.
(TST/LNN)

