Site icon lijusu.com

Thailand tidak sanggup harga buah-buahan dari China: murah, kemasannya rapi dan mutu tinggi

Banyak jenis buah, sayuran, dan hasil pertanian lainnya dijual di Pasar Baru Mae Kim Heng di distrik Muang, Nakhon Ratchasima.

Hasil pertanian dan barang konsumen murah dari China masuk ke negara ini melalui kereta cepat melalui Laos dan membanjiri pasar lokal di Timur Laut Thailand sehingga menempatkan pemilik bisnis lokal dalam posisi yang menantang, kata para penjual. 

Pada hari Rabu para reporter mengunjungi bagian buah dan sayuran di Pasar Baru Mae Kim Heng di distrik Muang, Nakhon Ratchasima, dan menemukan banyak jenis hasil pertanian China dijual. 

Laporan menyebutkan bahwa produk China dikirim ke wilayah timur laut Thailand dari Laos melalui jalur kereta cepat dengan China, dengan waktu pengiriman hanya satu hari. 

Produk-produk tersebut mencakup apel, anggur, pir China, jeruk, brokoli, kol, paprika, dan beberapa jenis jamur. 

Produk-produk itu dikemas dengan rapi dan aman, sehingga mencegah kerusakan selama pengiriman. 

Beberapa laporan menyebutkan bahwa tidak hanya buah dan sayuran ini tampak lebih baik daripada varietas lokal, tetapi juga jauh lebih murah. 

Sangad Saadmaroeng, seorang penjual sayuran di pasar, berkata bahwa dia harus membeli hasil pertanian China untuk dijual karena pasokan beberapa sayuran Thailand yang rendah dan tambahkan bahwa sayuran China tersedia sepanjang tahun dan lebih murah. 

Dia mengatakan bahwa dia membeli jamur trompet China, yang juga dikenal sebagai eryngii, dari grosir seharga 10 baht per bungkus dan menjualnya seharga 20 baht sambil menambahkan bahwa dia percaya grosir membeli jamur tersebut dari petani dengan harga serendah 4 atau 5 baht per bungkus. 

Di pasar loak lokal di distrik Muang, Buri Ram, aktivitas tampak lebih sepi dari biasanya, dengan penjual menyalahkan penurunan ekonomi dan produk murah dari China. 

Juga ditemukan bahwa banyak produk yang tersedia di pasar, yang mencakup peralatan rumah tangga, pakaian, dan sepatu, dibuat di dan diimpor dari China. 

Para penjual mengatakan bahwa produk-produk ini lebih murah dan bisa dijual dengan cepat sementara para pembeli mengatakan bahwa mereka bersedia membeli produk yang lebih murah dengan kualitas yang lebih rendah.

Sumber:https://www.bangkokpost.com/thailand/general/2847157/cheaper-chinese-farm-produce-coming-in-by-train.

Exit mobile version