Proyek itu dikontrakkan kepada China Railway 18th Bureau Group Co., Ltd., anak perusahaan dari China Railway Construction Corporation Limited, dengan total investasi lebih dari 78 miliar yuan (sekitar IDR 176 triliun ). Proyek pengalihan air itu menempati peringkat teratas di antara 172 proyek air yang telah disetujui oleh Dewan Negara.
Sekitar 612 kilometer bagian proyek itu terdiri atas terowongan pengalihan sehingga menjadikannya sistem sejenis yang terpanjang di dunia.
Proyek itu bertujuan membangun saluran air sepanjang 664,24 kilometer untuk mengalihkan air dari aliran utama Sungai Jinsha ke wilayah-wilayah yang kerap mengalami kekeringan di Yunnan tengah.
Yunnan Tengah merupakan salah satu wilayah di Tiongkok yang sangat rawan kekeringan, dengan ketersediaan sumber daya air per kapita hanya sekitar 700 meter kubik, kurang dari 1.700 meter kubik yang standar.
Proyek pengalihan air antar-wilayah berskala besar itu, yang
dijadualkan selesai pada 2026, diproyeksikan akan memberikan manfaat bagi lebih dari 11 juta penduduk di 35 kabupaten di Provinsi Yunnan.
(TST/SSC)






