Friday, July 3, 2026
Home Blog Page 13

Enam di antara Redenominasi Mata Uang yang Terbesar dalam Sejarah

0

Definisi

Denominasi adalah nilai nominal yang tertulis di sebuah mata uang (kertas atau koin).

Redenominasi adalah penyederhanaan, penggantian, atau penetapan ulang nilai nominal sebuah mata uang (yaitu nilai yang tertulis di uang kertas atau koin yang bersangkutan) dengan mengurangi jumlah angka nol tanpa mengurangi nilai nyata mata uang itu. Redenominasi biasanya dilakukan dengan penerbitan mata uang baru dengan nilai baru yang lebih tinggi untuk menggantikan mata uang yang lama, misalnya mata uang yang bernama A menjadi bernama B, dengan ketentuan sejumlah angka nol (misalnya tiga buah: 1.000) yang tertulis di mata uang A dihapus sehingga bernilai 1 mata uang B (ditulis B 1).

Revaluasi adalah penyesuaian ke atas atau penaikan nilai tukar sebuah mata uang terhadap mata uang(-mata uang) yang lain, misalnya mata uang A itu saat ini bernilai tukar 0,001 terhadap sebuah mata uang, misalnya USD. Lalu, mata uang A direvaluasi, yaitu dinaikkan menjadi bernilai tukar 1 terhadap USD yang diperhitungkan sebagai titik awal. Lawan katanya adalah devaluasi, yaitu penurunan nilai tukar sebuah mata uang terhadap mata uang(-mata uang) yang lain.

Sejarah redenominasi

Sepanjang sejarah, banyak negeri mengalami inflasi yang parah, yang biasanya menyebabkan depresiasi mata uang lokal. Dalam beberapa kasus, jumlah nol yang sangat banyak hampir tidak cukup dimuat di uang kertas!!!

Itulah saat redenominasi dapat membantu memperbaiki situasi tersebut. Redenominasi berarti perubahan nilai nominal uang kertas dan koin. Itu adalah salah satu cara untuk mengatur sirkulasi mata uang agar orang tidak harus berurusan dengan jutaan dan miliaran dalam transaksi sehari-hari mereka.

Beberapa negeri menggunakan redenominasi, misalnya, untuk menerapkan mata uang baru seperti euro. Tetapi secara paling umum, itu adalah salah satu akibat krisis di negeri yang bersangkutan atau dunia. Mari kita bahas redenominasi yang bertujuan memangkas beberapa nol dari uang kertas.

Enam redenominasi yang paling signifikan dalam sejarah dunia:

No.1 – Jerman (Republik Weimar), 1923

Mata Uang Lama: Papiermark

Mata Uang Baru: Rentenmark (Mark Rente)

Nilai Tukar: 1.000.000.000∶1

Salah satu redenominasi yang terbesar terjadi di Jerman setelah Perang Dunia I. Sebelum tahun 1914, mata uang nasional di sana adalah Goldmark (Mark Emas) yang terikat pada standar emas. Tetapi setelah Perang Dunia I mulai, tidak ada logam mulia yang tersisa untuk mendukung mata uang tersebut. Goldmark mengalami depresiasi dan mendapatkan nama baru: Papiermark (Mark kertas). Ia didukung oleh tanah yang digunakan untuk pertanian dan bisnis.

Setelah Perang Dunia I, negeri itu harus membayar pampasan perang sesuai dengan Perjanjian Versailles. Tanpa cadangan emas atau mata uang, pemerintahnya mengeluarkan uang kertas baru tanpa batas untuk membayar utang tersebut, yang menyebabkan Papiermark runtuh.

Inflasi mencapai puncaknya sebesar 29.500% per bulan pada Oktober 1923!!! Harga-harga berlipat ganda setiap beberapa jam dan orang-orang harus membawa keranjang uang ke toko untuk membeli roti!!!

Untuk menghentikan inflasi yang meluas, pemerintah Jerman menggantikan Papiermark dengan Rentenmark pada 15 November 1923. Rentenmark didukung oleh agunan tanah dan terbatas dalam sirkulasi; redenominasi ini menghilangkan 12 nol dari nilai nominal mata uang!!!

Pada 30 Agustus 1924, Rentenmark diganti dengan Reichsmark (Mark Kerajaan) dengan nilai tukar 1:1.

Namun, inflasi yang parah itu berdampak besar pada kehidupan rakyat Jerman dan menghancurkan kepercayaan masyarakat pada sistem mata uang. Hal itu juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi bangkitnya Partai Nazi dan peristiwa-peristiwa yang menimbulkan Perang Dunia II.

No.2 – Yugoslavia, 1994

Mata Uang Lama: dinar Yugoslavia

Mata Uang Baru: dinar baru Yugoslavia

Nilai Tukar: 1.000.000∶1

Redenominasi mata uang juga terjadi di Yugoslavia pada 1994. Selama krisis inflasi yang parah pada awal 1990-an, dinar Yugoslavia mengalami depresiasi yang sangat tinggi. Pada puncaknya, inflasi mencapai 313 juta persen per bulan!!!

No.3 – Yunani, 1944

Mata Uang Lama: drakhma Yunani ke-1

Mata Uang Baru: drakhma Yunani ke-2

Nilai Tukar: 50.000.000.000∶1

 Redenominasi besar-besaran lainnya terjadi di Yunani pada 1944, tepat setelah negeri tersebut dibebaskan dari penjajah Pasukan Poros (Jerman, Italia dan Jepang; lawan mereka adalah Pasukan Sekutu (AS, Perancis, Inggris dkk). Karena hiperinflasi (yaitu inflasi di atas 500%), drakhma Yunani diredenominasi senilai 50 miliar kali!!!

Kenaikan harga yang tajam dimulai pada April 1941, ketika pasukan Jerman menyerbu Yunani. Selama periode pendudukan oleh Jerman, sebagian besar barang dari sektor pertanian, mineral, dan industri digunakan untuk mendukung Pasukan Poros dan menyediakan persediaan untuk Korps Afrika mereka. Karena itu, produk-produk tersebut dijual dengan harga sangat rendah dan nilai ekspor turun secara signifikan. Belum lagi penjarahan harta karun dan blokade oleh angkatan laut Yunani.

Dengan kenaikan-kenaikan harga, pasukan penjajah menuntut semakin banyak drakhma untuk menutupinya. Pada 1944, negeri ini menghadapi tingkat inflasi yang tertinggi: sebesar 3×1.010%, yang mengakibatkan terbitnya uang kertas 100.000.000.000 drakhma (100 miliar drakhma)!!!

Langsung setelah Pasukan Poros meninggalkan negeri ini, inflasi melambat. Drakhma lama ditukar dengan drakhma baru dengan nilai tukar 50.000.000.000 menjadi 1. Tetapi negeri ini terus menderita inflasi. Dibutuhkan beberapa tahun bagi tingkat inflasi untuk turun ke bawah 50%.

Pada Mei 1954, mata uang tersebut mengalami redenominasi lagi dengan nilai tukar 1.000:1. Pada 2001, drakhma digantikan dengan euro dengan nilai tukar 340,75 berbanding 1.

Pada 1993, denominasi baru diberlakukan dengan pemberlakuan dinar baru Yugoslavia. Namun, inflasi terus meningkat, dan pada 1 Januari 1994, dilakukan redenominasi besar-besaran dengan nilai tukar 1.000.000 dinar lama menjadi 1 dinar baru.

Redenominasi ini mengurangi tiga nol dari nilai nominal mata uang dan membantu mengatasi inflasi yang parah. Namun, inflasi yang berkepanjangan dan konflik politik di wilayah tersebut akhirnya menyebabkan pembubaran Yugoslavia pada 2003 menjadi Serbia, Montenegro, Bosnia dan Herzegovina, Korasia (yang mencakup Kosovo dan Vojvodina) dan Slovenia.

Lalu, negeri-negeri penerus Yugoslavia, misalnya Serbia dan Montenegro, menerapkan mata uang baru, misalnya dinar Serbia dan euro.

No.4 – Hongaria, 1946

Mata Uang Lama: pengő Hongaria

Mata Uang Baru: forint Hongaria

Nilai Tukar: 4×1029∶1

Redenominasi paling signifikan dalam sejarah dunia terjadi di Hongaria pada 1946, ketika pengő diubah menjadi forint dengan nilai tukar 400 oktiliun terhadap 1. Uang kertas dengan denominasi yang tertinggi pada saat itu memiliki nilai 20 oktiliun (2×1027) pengős, dan nilai tukarnya hanya $0,0435. Itu merupakan kasus inflasi berlebihan yang paling parah yang pernah tercatat sejauh ini.

Namun, ini bukan redenominasi pertama di negeri tersebut. Setelah Perang Dunia I, krona Hongaria, yang merupakan mata uang nasional saat itu, menderita inflasi yang sangat tinggi. Jadi, dengan pinjaman dari Liga Bangsa-Bangsa, pemerintah menggantinya dengan pengő dengan nilai tukar 12.500∶1. Mata uang baru tersebut dikaitkan dengan standar emas, dan untuk beberapa waktu, menjadi yang paling stabil di wilayah tersebut.

Namun, pengeluaran yang tinggi selama Perang Dunia II dan Depresi Besar pada 1930-an telah menurunkan nilai mata uang. Cadangan hampir kosong. Jadi ketika perang berakhir, inflasi yang berlebihan tidak terkendali. Pengő mengalami depresiasi sebesar 400% setiap hari dan harga meningkat lima kali setiap hari!!!

Denominasi baru milpengő (juta pengő) dan miliar-pengő (triliun pengő) dikeluarkan untuk memudahkan perhitungan. Pada Mei 1946, nilai tukar uang kertas 100 miliar-milpengő (100 kuintiliun atau 1020) hanya $0,024.

Pada 1946, adopengő (pengő pajak) diterbitkan. Awalnya, ia adalah unit akuntansi yang hanya digunakan oleh pemerintah dan bank-bank besar. Tetapi karena lebih stabil, ia menjadi alat pembayaran yang sah dan menggantikan pengő dengan nilai tukar 1:200.000.000.

Saat inflasi berlanjut, pemerintah Hongaria memutuskan untuk mengganti mata uang yang terdepresiasi dengan forint pada Agustus 1946.

Saat ini, forint Hongaria tetap menjadi mata uang nasional negeri tersebut dan dianggap relatif stabil.

No.5 – Venezuela, 2008 dan 2018

Mata Uang Lama: bolivar Venezuela ke-1 dan ke-2

Mata Uang Baru: bolivar Venezuela ke-3 dan ke-4

Nilai Tukar: 1×1012 dan 1×106∶1

Venezuela adalah salah satu contoh nyata negeri yang menderita inflasi yang sangat tinggi dan redenominasi mata uang yang berulang. Inflasi di Venezuela melonjak sejak 2013 akibat kebijakan ekonomi yang tidak tepat, krisis politik, dan masalah struktural.

Pada 2008, redenominasi pertama terjadi dengan pengenalan bolivar ke-3, menggantikan bolivar ke-2. Nilai tukar redenominasi tersebut adalah 1.000:1. Ini berarti 1.000 bolivar lama setara dengan 1 bolivar baru.

Namun, inflasi terus meningkat dan ekonomi Venezuela semakin memburuk. Pada 2018, pemerintah Venezuela melakukan redenominasi kedua dengan memberlakukan bolivar ke-4. Nilai tukar redenominasi ini adalah 100.000:1, yang berarti 100.000 bolivar ke-3 setara dengan 1 bolivar baru.

Meskipun redenominasi tersebut bertujuan untuk menyederhanakan sistem mata uang, mengurangi jumlah nol, dan mengatasi inflasi, masalah ekonomi yang mendasar tidak teratasi. Inflasi tetap tinggi, dan bolivar Venezuela mengalami depresiasi terus-menerus. Banyak orang Venezuela mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar dan mencari alternatif mata uang, misalnya dolar Amerika Serikat atau mata uang kripto.

http://www.tjansietek.com

No.6 – Zimbabwe, 2009

Mata Uang Lama: dolar Zimbabwe ke-3

Mata Uang Baru: dolar Zimbabwe ke-4

Nilai Tukar: 1×1012∶1

Zimbabwe dapat menempati peringkat ke-2 dan ke-3 dalam daftar tentang redenominasi besar-besaran yang pernah ada karena pada 2006-2009, ada tiga kasus signifikan di negeri tersebut dan empat edisi dolar lokal. Karena inflasi berlebihan yang parah, pada 2009, satu dolar Zimbabwe ke-4 setara dengan 10 septiliun (1×1025) dolar ke-1.

Dolar Zimbabwe diberlakukan ketika negeri tersebut memperoleh kemerdekaannya pada 1980. Pada saat itu, 1 ZWD bernilai 1,47 USD dalam pasar resmi. Tetapi seiring berjalannya waktu, nilainya turun dengan cepat.

Pada 2006, inflasi yang tidak dapat dipertahankan mencapai 1.730%. Awalnya, pemerintah berencana untuk memberlakukan mata uang yang benar-benar baru sebagai pengganti mata uang yang terdepresiasi. Tetapi tanpa mencapai stabilitas makroekonomi, itu tidak masuk akal. Jadi, dolar pertama hanya digantikan dengan dolar kedua dengan nilai tukar 1.000:1.

Pada awalnya, nilai tukar resmi dolar Zimbabwe ke-2 adalah 250 ZWN terhadap 1 USD. Tetapi ketika inflasi melebihi 1.000%, mencapai 30.000 ZWN terhadap 1 USD pada 2007.

Pada 2008, mata uang tersebut mengalami redenominasi lagi, dengan nilai tukar 10 miliar ZWN (dolar ke-2) terhadap 1 ZWR baru (dolar ke-3). Pada saat itu, nilai ZWN turun menjadi sekitar 688 miliar per 1 USD.

Pada November 2008, inflasi mencapai tingkat bulanan sebesar 79,6 miliar %. Jadi, pada 2009, redenominasi ketiga memotong 12 angka nol dari nilai nominal ZWR. Nilai tukarnya adalah 1 triliun (1012) ZWR terhadap 1 dolar ke-4 baru (ZWL).

Pada April 2009, pemerintah membuang Zimbabwe dollar dan melegalkan beberapa mata uang asing, misalnya rand Afrika Selatan, dolar Amerika Serikat, euro, yuan Tiongkok, dan lain-lain.

Pada 2019, Zimbabwe kembali menggunakan mata uang nasional. Pada tahun yang sama, inflasi meningkat menjadi 175%, kemudian naik menjadi 676% pada 2020 karena kekeringan dan COVID-19.

Pertanyaan: melihat contoh-contoh di atas, apakah IDR kita layak dikenakan redenominasi?

(FSSI/TST/LNN)

Re-industrialisasi adalah jalan kemakmuran Indonesia

0

Belajar dari Thailand

Thailand terkenal dengan ekspor produk pertaniannya: duren Bangkok, pepaya Bangkok dll. Tetapi, per akhir 2021, kontribusi sektor pertaniannya hanya 8,53% dari GDP-nya, di bawah kontribusi sektor logistik dan transportasi sebesar 13,4% dan komunikasi 9,8%. Mengapa demikian?

Sejak sekitar awal tahun 2000, yaitu ketika pendapatan per kepalanya (GDP per kapita) sudah mencapai USD 2.000, pemerintahnya sadar bahwa rakyat Thailand sulit mencapai GDP per kapita USD 6.000, apalagi USD 12.000 jika mengandalkan sektor pertanian. Mengapa? Karena setiap orang bisa makan produk-produk pertanian sebesar kebutuhan fisik dan kesehatannya saja, sektor pertanian biasanya perlu banyak subsidi (Contoh: Indonesia, China), penghasilan petani dan pekebun umumnya terhambat oleh luas lahan, produktivitas per pekerja rendah dibandingkan sektor industri, keuangan dll, harga produk dalam negerinya juga terhambat oleh pesaing dari produk impor dari negeri-negeri tetangganya: Vietnam dll bagi Thailand, produksinya sangat terpengaruh oleh musim dan cuaca (seperti di Indonesia, China), generasi muda yang berpendidikan tinggi maupun rendah tidak mau bekerja di kebun yang sunyi, perlu banyak kekuatan fisik dll, semakin banyak migrasi ke kota menjadikan berkurangnya jumlah pekerja di sektor pertanian dll.

Sejak tahun 2003, Thailand berfokus pada industrialisasi. GDP-nya melesat. Lihat grafik di bawah ini (dalam miliar USD).

Pembentukan modal bruto, yang penting sekali untuk industrialisasi, naik terus (secara kuartalan, dalam juta THB; kurs THB/IDR= 421,5; kurs THB/USD= 35,26):

Hasil-hasilnya antara lain:

1. Thailand memproduksi 1,4 juta mobil selama 2020 dan 1,883 juta mobil selama 2022 (Indonesia: 1,470 juta mobil) sehingga menjadi raja mobil ASEAN dan eksportir mobil terbesar di ASEAN (1,3 juta mobil; Indonesia: 250.000 mobil) selama 2020 dst. Oleh media massa LN, Thailand sering disebut sebagai “The Detroit of Southeast Asia.” Catatan: Kota Detroit, AS, adalah mantan lokasi industri mobil terbesar di dunia sebelum Toyota, Mitsubishi, Mazda dkk dari Jepang sejak tahun 1980-an plus Hyundai dkk dari Korea Selatan “menyerbu” pasar mobil AS.

Foto pabrik mobil MG di Thailand (www.mgcars.com):

(2) GDP terbesar kedua di ASEAN (sekitar USD 500 miliar) setelah Indonesia.

(3) negeri yang paling terindustrialisasi di ASEAN (yahoo.finance.com: 12 Most Advanced Countries in Asia, 20 Desember 2022).

Saat ini, sektor industri berkontribusi sekitar 34,78% pada GDP-nya (Indonesia: 19,5%) dan sektor jasanya 56,69%.

Semua itu menjadikan ekspor Thailand bernilai 2/3 dari GDP-nya!!!

Ekspor alat-alat listriknya menyumbang sekitar 15% dari jumlah nilai ekspornya per tahun (vietnam.mfa.gov.by: A brief overview of the Thai Economy).

(4) Pengangguran hanya 1,2% akhir per tahun 2022, salah satu yang paling rendah di dunia!!!

(5) GDP per kapita: USD 7.651 selama 2022, tertinggi keempat di ASEAN setelah Singapura. Brunei, dan Malaysia.

(6) Ada lebih dari 2,877 juta orang pekerja asing yang terdaftar (www.ilo.org: Triangle in ASEAN Quarterly: Briefing Note Thailand) dan lebih banyak lagi yang tidak terdaftar. Karena itu, tidak heran, Thailand adalah tujuan utama pekerja migran di ASEAN (www.academic.oup.com: Labour migration trends and policy challenges in Southeast Asia). Catatan: Jumlah penduduk Thailand: sekitar 60 juta orang saja.

Jepang, AS dll

Di Jepang, AS dan negeri-negeri lain yang sudah lama maju, hanya sekitar 1% dari jumlah tenaga kerja mereka bekerja di sektor pertanian!!! Mereka memakai segala macam teknologi untuk tingkatkan produktivitas dan mengatasi kurangnya pekerja pertanian. Khususnya di AS, kepemilikan lahan oleh setiap keluarga petani dan pekebun bisa mencapai ratusan, bahkan ribuan hektar dengan tenaga kerja 2-5 orang saja!!!

Jadi, marilah kita re-industrialisasikan Indonesia!!! Hilirisasi adalah salah satu jalan utamanya. Target: Sektor industri berkontribusi sd 30% ke GDP dalam 10 tahun ke depan.

Semoga bermanfaat.

Indonesia Calon Terkaya No. 12-13 di Dunia per akhir 2030

0

Setiap negeri punya kekayaan nasional secara bruto dan bersih. Kekayaan bersih sebuah negeri adalah gabungan nilai kekayaan bruto yang berupa tanah, saham, deposito, emas, valuta asing, pabrik, jalan raya, jalan tol, bendungan, pelabuhan laut dan udara dll milik penduduknya, yang mencakup segala kekayaan mereka yang ada di luar negeri sebagai investasi, deposito, kredit dll minus aneka kewajiban keuangannya kepada orang dan lembaga yang bukan penduduknya.

Per akhir 2021, Indonesia punya kekayaan bersih atau netto nasional sebesar USD 3,4 triliun (T) (IDR 51.000 T), atau naik sebanyak 100% dibandingkan tahun 2014 yang “baru” USD 1,7 T (IDR 25.500 T).

Catatan: Jenis-jenis kekayaan tertentu, misalnya properti (rumah, tanah, mobil, perhiasan, gedung kantor, apartemen, pabrik dsb), saham, umumnya terpengaruh oleh fluktuasi kurs USD-IDR, laju inflasi yang tinggi, jumlah investasi dari dalam dan LN, situasi politik dan sosial dll.

Contoh: (1) jika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun, kekayaan sebagian rumah tangga Indonesia yang memegang saham yang diperdagangkan di sana juga turun jika faktor-faktor lainnya tetap. Demikian juga jika terjadi yang sebaliknya;

(2) Jika kurs tukar USD terhadap IDR sedang naik tinggi ketika perhitungan kekayaan sedang dilakukan dalam IDR, jelas nilai kekayaan nasional Indonesia yang dinilai akan turun jika faktor-faktor lainnya tetap. Demikian juga jika terjadi yang sebaliknya.

(3) Kekayaan dalam bentuk kepemilikan tambang yang bersifat komoditi (mineral, batubara dll) rentan terhadap besaran atau volume pasokan dan permintaan, perang besar atau yang melibatkan negeri-negeri besar, misalnya Russia vs Ukrainia. Akibatnya: jika harga batubara meningkat tajam dan itu terjadi ketika kekayaan nasional Indonesia sedang dihitung sebagai bagian dari kekayaan nasional, otomatis nilai kekayaan rumah tangga yang memegang saham perusahaan tambang batubara yang diperdagangkan di BEI akan naik tajam juga jika faktor-faktor lainnya tetap. Demikian juga jika terjadi yang sebaliknya.

—Iklan–

Indonesia negeri terkaya No. 20 per akhir 2021

Credit Suisse, bank investasi Swiss yang pada awal Juni 2023 diambil-alih oleh UBS, juga bank investasi Swiss, (https://www.bloomberg.com/news/articles/2023-06-22/ubs-s-wealth-assets-could-drop-150-billion-on-cs-deal-jpm-says) menerbitkan Global Wealth Report 2022, yang mencantumkan 20 negeri terkaya di dunia per akhir 2021, yang diolah:

20. Indonesia: USD 3,4 T
19. Belgia: USD 3,44 T
18. Hong Kong SAR, China: USD 3,49 T
17. Russia: USD 3,7 T
16. Meksiko: USD 4,1 T
15. Swiss: USD 4,8 T
14. Belanda: USD 5,4 T
13. Taiwan, China: USD 5,8 T
12. Spanyol: USD 8,4 T
11. Korea Selatan: USD 10,1 T
10. Australia: USD 10,6 T
9. Italia: USD 11,5 T
8. Kanada: USD 12,3 T
7. India: USD 14,2 T
6. Perancis: USD 15,9 T
5. Inggris Raya: USD 16 T
4. Jerman: USD 17,5 T
3. Jepang: 25,6 T
2. China: USD 85 T
1. AS: USD 145 T

—-iklan—

Dari en.wikipedia:

Kekayaan Bersih Nasional Indonesia tertinggi di ASEAN dan senilai hampir 3/5 Kekayaan Bersih Negeri se-Afrika!!!

Lihat tabel di bawah ini (dalam T USD)

 World463,567100%
 Northern AmericaAmericas158,19934%
U.S.A. (1)Northern AmericaAmericas145,79331%
 EuropeEurope106,33023%
 China  (2)Eastern AsiaAsia85,10718%
 Asia-PacificAsia81,31918%
 Japan  (3)Eastern AsiaAsia25,6925,5%
 Germany  (4)Western EuropeEurope17,4893,8%
 U.K. (5)Northern EuropeEurope16,2613,5%
 India (5)Southern AsiaAsia14,2253,1%
 France (6)Western EuropeEurope15,9923,8%
 Latin AmericaAmericas12,5792,7%
 Canada (7)Northern AmericaAmericas12,3622,7%
 Italy (8)Southern EuropeEurope11,5122,5%
 Australia (9)Australia, NZOceania10,6492,3%
 South Korea (10)Eastern AsiaAsia10,1492,2%
 Spain  (11)Southern EuropeEurope8,4311,8%
 Taiwan, China (12)Eastern AsiaAsia5,8781,3%
 AfricaAfrica5,8081,3%
 Netherlands (13)Western EuropeEurope5,4221,2%
 Switzerland  (14)Western EuropeEurope4,8781,1%
 Mexico (16)Northern AmericaAmericas4,1670,90%
 Russia  (17)Eastern EuropeEurope3,7890,82%
 Hong Kong , China  (18)Eastern AsiaAsia3,4920,75%
 Belgium  (19)Western EuropeEurope3,4400,74%
Indonesia (20)ASEANAsia3,4050,73%

Tabel di atas menunjukkan bahwa:

(1) Indonesia punya kekayaan nasional bersih yang terbesar, tetapi bukan kekayaan atau penghasilan per orang/kepala (GDP per kapita) yang tertinggi di ASEAN; dan

(2) kekayaan itu (USD 3,4 T) berbanding yang milik negeri se-Afrika (USD 5,8 T) adalah 58,6% atau hampir 3/5. GDP se-Afrika (jumlah penduduk: 1,436 miliar orang per 1 Juli 2023; Indonesia: sekitar 280 juta orang) diperkirakan tumbuh hanya 4,1% per tahun selama 2023-2024 (www.afdb.org). Jika GDP Indonesia tumbuh 6%-6,5% per tahun dan Afrika 4%-4,5%, dalam 12-15 tahun, GDP Indonesia bisa setara jumlah GDP negeri se-Afrika (58 negeri, yang mencakup Afrika Selatan, Mesir, Nigeria dll) jika faktor-faktor lainnya tetap!!! Itu tantangan untuk Indonesia!!!

-Iklan-

Kenaikan Fantastis Kekayaan Bersih China, yang bisa ditiru oleh Indonesia

Hasil perhitungan kekayaan nasional oleh perusahaan konsultan keuangan dll berbeda-beda. Contoh: Perusahaan konsultan Mckinsey melaporkan, yang dikutip oleh koran The Daily Mail, Inggris Raya, di edisi 25 November 2021 mereka (https://www.dailymail.co.uk/news/article-10204627/Global-wealth-trebles-20-years-China-overtakes-highest-net-worth.html), bahwa China menghasilkan kenaikan fantastis kekayaan bersih nasional mereka, yaitu dari hanya USD 7 T per akhir 2000 menjadi USD 120 T per akhir 2020, naik 16,14 lipat dalam 20 tahun saja (GDP naik rata-rata 7,5%/tahun)!!!

Jika Indonesia bisa seproduktif China, tahun emas Indonesia 2045 benar-benar terwujud!!! Lihat kenaikan kekayaan bersih nasional China 2000-2021:

Apa arti kekayaan nasional bersih itu bagi Indonesia?

  1. Mirip dengan sebuah perusahaan atau seseorang yang ingin pinjam uang dari bank dll, dengan kekayaan USD 3,4 T itu, Indonesia semakin dipercaya untuk meminjam uang dari LN karena jumlah utang LN Indonesia (sektor swasta plus pemerintah) “cuma” sekitar USD 400 miliar per akhir 2022, atau sekitar 11,76% dari USD 3,4 T itu.

Jika dalam 7 tahun ke depan kekayaan Indonesia menjadi USD 6,8 T dan jumlah utang LN Indonesia mencapai USD 600 miliar menurut proyeksi kami, utang LN itu hanya akan berkisar 8,8%. Jika itu terjadi, Indonesia akan semakin dipercaya dalam hal keuangan makro dan juga peluang investasi di Indonesia.

Dengan pertumbuhan GDP rata-rata 5% per tahun, bahkan sd 6%-6,5% jika program hilirisasi bahan tambang semakin sukses, Indonesia diperkirakan menjadi negeri terkaya nomor 12 atau 13, menggeser 6 sd 7 negeri lainnya (Belgia, Russia, Meksiko dll) per akhir 2030 karena GDP negeri-negeri itu tumbuh di bawah 5% mengingat GDP mereka bertumpu pada sektor konsumsi, kecuali Russia dan Meksiko.

Posisi 12-13 itu akan semakin cepat dicapai jika kurs IDR semakin kuat terhadap USD, misalnya 13.500/USD karena dukungan aneka faktor, yang a.l.: kenaikan cadangan devisa sd USD 250-300 miliar (sekarang baru sekitar USD 140 miliar), surplus neraca dagang yang tinggi (di atas USD 5 miliar per bulan), berjalan dan neraca pembayaran, penurunan suku bunga di AS, kenaikan suku bunga di Indonesia (yang jelas tidak disukai oleh debitur), semakin besarnya nilai PMA langsung yang jangka panjang, naiknya produktivitas tenaga kerja, semakin turunnya rasio utang LN terhadap GDP sd 30%, misalnya dengan tidak menambah utang LN..

2. Nilai kekayaan bersih, terutama yang likuid, milik sebuah negeri atau bangsa juga mencerminkan kekuatan maupun ketahanan keuangan dan ekonominya dalam berinvestasi dan menghasilkan laba serta mengatasi kesulitan ekonomi besar, misalnya pandemi, perang.

Kita sudah merasakan sendiri dan tahu tentang apa yang terjadi di Indonesia dan negeri-negeri lain: negeri dengan banyak kekayaan yang likuid, misalnya Singapura, China, Jepang, lebih mudah mengatasinya sendiri dibandingkan dengan negeri yang tanpa banyak kekayaan yang likuid, misalnya Chad, Kongo, Mozambik, Somalia, Zimbabwe di Afrika, yang tidak mampu membayar utang mereka kepada kreditur asing.

Indonesia tergolong negeri berkembang yang beruntung: pandemi usai, inflasi rendah, utang LN sekitar 40% dari GDP, punya banyak sekali infrastruktur yang panjang, besar maupun luas yang baru selesai dibangun, misalnya jalan, jalan raya, bendungan, pembangkit listrik, pelabuhan laut dan udara dll sehingga bisa tancap gas begitu pandemi usai jika faktor-faktor lain, terutama di LN, misalnya laju inflasi, daya beli rakyat negeri-negeri importir produk Indonesia, contoh sepatu, garmen, adalah seperti sebelum pandemi.

Semoga bermanfaat.

(TST/LNN)

Prasyarat untuk jadi Presiden: Bermoral dan teguh bekerja demi kemakmuran rakyat

0

Jadi, sejak hampir 4.000 tahun lalu, sejumlah orang bijak Tiongkok sudah tahu prasyarat untuk sebuah negeri menjadi maju, makmur, damai dan tenteram.

Masa depan Indonesia, negeri tercinta milik sekitar 280 juta orang, yang mencakup kami dan para pembaca artikel ini, sangat bergantung pada keberhasilan kita semua dalam memilih presiden-presiden berikutnya yang bermoral dan bajik. Tata kelola negeri ini secara baik akan jauh lebih mudah dilaksanakan. Negeri akan dikelola secara rasional, bijak dan sains.

Semoga bermanfaat.

(TST/LNN)

Otak kita menipu kita sehingga percaya bahwa segalanya lebih buruk

0

Dr. Mastroianni, psikolog eksperimental dan penulis blog ilmiah Experimental History, menulis sebagai berikut:

Mungkin tidak ada janji politik yang lebih kuat atau universal daripada sumpah untuk mengembalikan era keemasan. Mulai dari Caesar Augustus hingga keluarga Medici dan Adolf Hitler, dari Presiden China Xi Jinping dan Presiden “Bongbong” Marcos Jr. dari Filipina hingga “Make America Great Again” oleh Donald Trump dan “America Is Back” oleh Joe Biden, para pemimpin telah mendapatkan kekuasaan dengan berjanji untuk mengembalikan masa-masa kejayaan yang lampau. Apa yang menjadi kesamaan mitos-mitos politik itu adalah pemahaman bahwa era keemasan pasti tidak benar saat ini. Mungkin kita telah berubah dari malaikat menjadi iblis selama berabad-abad dan orang-orang baru memperhatikan tanduk-tanduk yang tumbuh di dahi para tetangga mereka.

Tetapi, saya percaya ada bug — yaitu sekelompok kecenderungan mental — di otak manusia yang menyebabkan mereka memandang adanya kejatuhan dari kejayaan meskipun itu belum terjadi. Saya dan rekan kerja saya, Daniel Gilbert di Harvard, telah mendapati bukti tentang keberadaan bug tersebut, yang baru-baru ini kami publikasikan di jurnal Nature. Walaupun para peneliti yang sebelumnya telah mengemukakan teori tentang mengapa orang mungkin percaya bahwa segalanya telah memburuk, kami adalah yang pertama yang menyelidiki keyakinan itu di seluruh dunia, menguji kebenarannya dan menjelaskan asal-usulnya.

Pertama-tama kami kumpulkan 235 survei dengan lebih dari 574.000 tanggapan secara keseluruhan dan mendapati bahwa secara mayoritas besar, orang-orang percaya bahwa manusia saat ini kurang baik, jujur, etis, dan moral daripada masa lalu. Orang-orang telah mempercayai penurunan moral itu setidaknya sejak para peneliti mulai menanyakan hal itu pada 1949, mereka percaya bahwa di setiap negara yang pernah disurvei (59 negara dan terus bertambah), mereka percaya bahwa itu terjadi sepanjang hidup mereka dan mereka juga percaya bahwa hal itu masih terjadi saat ini. Responden dari berbagai jenis kelompok — muda dan tua, liberal dan konservatif, kulit putih dan kulit hitam — secara konsisten setuju: era kebaikan manusia yang keemasan sudah berlalu lama.

   

Kami juga mendapati bukti yang kuat bahwa banyak orang salah tentang penurunan itu. Kami mengumpulkan semua survei yang menanyakan orang tentang kondisi moral saat ini: “Apakah Anda diperlakukan dengan hormat sepanjang hari kemarin?”, “Dalam 12 bulan terakhir, apakah Anda menyumbangkan waktu Anda untuk tujuan amal?”, “Seberapa sering Anda mengalami ketidak-adaban di tempat kerja?” Di ke-140 survei dan hampir 12 juta tanggapan, jawaban peserta tidak berubah secara signifikan dari waktu ke waktu. Ketika diminta untuk menilai kondisi moral saat ini di Amerika Serikat, misalnya, orang memberikan jawaban yang hampir sama-sebangun antara tahun 2002 dan 2020, tetapi mereka juga melaporkan penurunan moral setiap tahun.

Data dari para peneliti lain bahkan telah menunjukkan peningkatan moral. Ilmuwan sosial telah mengukur tingkat kerjasama antara orang-orang yang tidak saling kenal dalam permainan ekonomi secara laboratorium selama beberapa dekade, dan sebuah meta-analisis yang terbaru mendapati — berlawanan dengan perkiraan para penulisnya — bahwa tingkat kerjasama telah meningkat 8% selama 61 tahun terakhir. Ketika kami minta partisipan untuk memperkirakan perubahan itu, mereka keliru berpikir bahwa tingkat kerjasama telah berkurang 9%. Orang lain telah mendokumentasikan semakin jarangnya kejadian yang merupakan bentuk-bentuk kekejian manusia yang paling mengerikan, misalnya genosida (pembunuhan satu suku, golongan etnis atau bangsa) dan pelecehan anak.

Dua fenomena psikologis yang mapan dapat bergabung untuk menciptakan khayalan tentang penurunan moral itu.

Pertama, ada keterpaparan yang berkecenderungan: Orang-orang pada umumnya lebih sering menemui dan memperhatikan informasi negatif tentang orang lain — kenakalan dan perbuatan jahat menjadi berita dan mendominasi percakapan kita.

Kedua, ada ingatan yang berkecenderungan: Kegaduhan informasi yang negatif lebih cepat memudar daripada kecerahan informasi yang positif. Misalnya, saat Anda ditinggalkan oleh seseorang, sakitnya terasa pada saat itu, tetapi saat Anda berpkir logis, mengubah cara pandang, dan menjauhkan diri dari kenangan itu, kesakitan itu memudar. Di sisi lain, kenangan tentang bertemu pasangan Anda yang ada pada saat ini mungkin sekali masih membuat Anda tersenyum. Ketika Anda menggabungkan dua mekanisme kognitif itu, Anda dapat menciptakan khayalan tentang penurunan. Karena keterpaaran yang berkecenderungan, segalanya terlihat buruk setiap hari. Tetapi , karena ingatan yang berkecenderungan, ketika Anda memikirkan kembali hari kemarin, Anda tidak ingat banyak hal begitu buruk. Ketika Anda sedang berdiri di padang pasir, tetapi mengingat taman yang indah, satu-satunya kesimpulan yang masuk akal adalah bahwa banyak hal telah semakin buruk.

Penjelasan itu sangat sesuai dengan dua temuan lain yang mengejutkan. Pertama, orang mengecualikan lingkaran sosial mereka sendiri dari penurunan; bahkan, mereka berpikir bahwa orang-orang yang mereka kenal menjadi lebih ramah daripada sebelumnya. Hal itu mungkin karena orang terutama mengalami informasi positif tentang orang-orang yang mereka kenal, yang diprediksi oleh model kami akan dapat menciptakan khayalan tentang adanya peningkatan.

Kedua, orang percaya bahwa penurunan moral dimulai hanya setelah mereka lahir; mereka menganggap umat manusia sebagai bajik secara stabil dalam beberapa dekade sebelum kelahiran mereka. Hal itu terutama menunjukkan bahwa ingatan yang berkecenderungan berperan dalam menciptakan khayalan itu.

Jika kecenderungan-kecenderungan mental itu sedang bekerja sama, kerentanan kita pada mitos-mitos tentang jaman keemasan akan semakin logis. Perhatian kita yang berkecenderungan berarti bahwa kita akan selalu berasa seperti kita sedang hidup di jaman gelap dan ingatan kita yang berkecenderungan berarti bahwa kita akan selalu berasa seperti masa lampau lebih cerah.

Selama kita mempercayai khayalan itu, kita rentan terhadap janji-janji dari otoriter yang ingin mengembalikan kita ke zaman keemasan yang hanya ada dalam imajinasi kita.

Menurut survei oleh Pew Research Center pada 2015, 76% orang Amerika Serikat percaya bahwa “mengatasi keruntuhan moral negeri ini” harus menjadi salah satu prioritas pemerintah. Kabar baiknya adalah keruntuhan tersebut belum terjadi. Kabar buruknya adalah banyak orang percaya bahwa hal itu telah terjadi.

Selama kita mempercayai khayalan itu, kita rentan terhadap janji-janji para calon penguasa yang otoriter yang berkata mereka dapat mengembalikan kita ke zaman keemasan yang hanya ada di dalam satu tempat saja, yaitu khayalan-khayalan kita.http://www.nalandafoundation.net

(New York Times/TST)

Indonesia raja ekspor stainless steel di dunia sejak 2021

0

Situs worldtopexports.com melaporkan bahwa Indonesia adalah eksportir stainless steel (baja nirkarat) terbesar di dunia untuk tahun 2021, dengan nilai eskpor USD 3,7 miliar sehingga menguasai 67,1% dari jumlah ekspor stainless steel di dunia. Empat belas negeri eksportir stainless lainnya hanya menguasai 22,9%!!!

Di bawah ini adalah daftar 15 negeri eksportir stainless steel terbesar di dunia:

Dengan catatan bahwa sejak 2021, Indonesia adalah produsen stainless steel terbesar kedua di dunia setelah China. Indonesia mempertahankan posisi hebat itu dengan nilai produksi stainless steel sebesar USD 26 miliar selama 2022 saja plus sekitar USD 6 miliar lagi dari produksi barang lain yang berbahan nikel. Posisi ini diraih Indonesia karena stainless steel membutuhkan nickel sebagai bahan utama pelapis baja untuk dijadikan stainless steel.

Untuk tahun 2023 ini, Indonesia bahkan akan memperkokoh posisi itu dengan ekspor stainless steel mencapai USD 6 miliar. Angka itu akan menjadikan Indonesia menguasai sd 90% nilai dan jumlah ekspor stainless di dunia sedangkan 14 negeri di bawahnya hanya menguasai 10%!!! Indonesia benar-benar akan menjadi raja ekspor produk itu!!!

Sukses Awal Program Hilirisasi Pemerintah RI

  1. Situs IISIA (https://www.iisia.or.id/post/view/id/kinerja-industri-baja-tahun-2022-dan-prospek-tahun-2023) melaporkan sebagai berikut:

Surplus neraca perdagangan besi dan baja  selama tahun 2021 dan 2022 adalah yang terbesar dalam sejarah republik yang tercinta ini.

Setelah bertahun-tahun mengalami neraca perdagangan negatif, sejak tahun 2020 telah berbalik menjadi positif (lihat Gambar 1). Pada tahun 2020, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar USD3,22 miliar, dan terus meningkat pada tahun 2021 dan 2022 menjadi USD8,50 miliar dan USD11,97 miliar secara berturut-turut.

Faktor pendorong perbaikan neraca perdagangan  tersebut adalah tumbuhnya produksi baja stainless steel sebagai imbas positif dari kebijakan hilirisasi mineral serta produksi baja karbon yang merupakan dampak dari investasi berbagai produsen baja global.  

Hal ini menyebabkan tumbuhnya ekspor baja yang sangat besar selama tiga tahun terakhir. Pada tahun 2020, 2021, dan 2022, ekspor baja meningkat dari USD11,17 miliar menjadi USD23,34 miliar pada tahun 2021 dan USD26,03 miliar pada Januari-November 2022.

Lihat grafik di bawah ini:

Indonesia produsen stainless steel yang terbesar kedua di dunia sejak 2021

Sukses Indonesia ini sudah diperkirakan sejak 2021 oleh banyak pihak di luar negeri: India, Eropa dll.

Sebagai contoh, pada 1 Juni 2021, koran The Times of India memperkirakan bahwa produksi stainless steel Indonesia akan mencapai sekitar 4,2 juta ton dan India sekitar 3,5 juta ton selama 2021 sehingga Indonesia akan mengambil-alih posisi India sebagai produsen stainless terbesar ke-2 di dunia pada 2021 (https://timesofindia.indiatimes.com/business/india-business/indonesia-will-overtake-india-as-second-largest-stainless-steel-maker-issda/articleshow/83146850.cms). Pada 4 Juni 2021, situs www.eurometal.net mengutip berita itu dengan judul “Indonesia to become No.2 stainless steel producer (Indonesia akan menjadi produsen stainless No. 2).”

Posisi pertama dipegang oleh China sampai sekarang.

Jadi, China dan Indonesia berperan penting sekali dalam produksi stainless steel sedunia. India di peringkat ke-3. Silakan baca juga: Produksi baja tahan karat akan meningkat menjadi 60 juta ton pada tahun 2023 – MEPS (https://gmk.center/en/news/stainless-steel-production-will-increase-to-60-million-tons-in-2023-meps/).

Beberapa negeri sudah menerapkan tarif impor atas stainless steel dari Indonesia untuk mengurangi atau menghambat impor produk itu dari Indonesia, contohnya Uni Eropa (https://www.reuters.com/markets/commodities/eus-tariffs-indonesian-stainless-steel-curtailed-exports-jakarta-says-2023-01-31/); https://thediplomat.com/2023/02/indonesian-steel-exports-have-plummeted-due-to-eu-tariffs-official-says/.

  1. Indonesia pemilik pabrik sulfat nikel dengan kapasitas produksi terbesar di dunia: Grup Harita adalah pemilik PT Halmahera Persada Lygend (HPL) yang baru saja mulai ekspor sulfat nikel sebanyak 5.584 ton ke China. Situs www.tbpnickel.com menyatakan bahwa pabrik sulfat nikel mereka adalah yang pertama di Indonesia dan terbesar di dunia dalam hal kapasitas produksi. Silakan baca juga: https://www.cnbcindonesia.com/news/20230617200442-4-446856/bangga-ri-punya-pabrik-nikel-sulfat-terbesar-di-dunia. Foto pabrik mereka di Pulau Obi (diambil dari www.tbpnickel.com):
  2. Nilai produk stainless steel dan produk-produk lain yang juga berbahan nikel yang sebesar USD 32 miliar itu akan naik menjadi sekitar USD 36 miliar selama tahun 2023 ini. Banyak investor dalam dan LN sedang dan akan membangun pabrik stainless steel, misalnya PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Silakan klik baca artikel di detikfinance: “Tambang Nikel Raksasa RI Mau Bangun Pabrik Stainless Steel Rp 15 T:” https://finance.detik.com/industri/d-6797056/tambang-nikel-raksasa-ri-mau-bangun-pabrik-stainless-steel-rp-15-t.
  3. Aneka perusahaan yang terlibat dalam mata rantai hilirisasi bijih nikel merupakan bagian dari sektor formal. Hasilnya, pendapatan pajak pemerintah dari sektor formal akan naik cepat. Kami perkirakan nilai aneka produk hilirisasi nikel,  tembaga, bauksit dll akan membantu menaikkan persentase pendapatan pemerintah dari pajak menjadi 12-13% pada 2027. Selama tahun 2027, kami perkirakan GDP Indonesia akan naik menjadi sekitar 1,7 T secara nominal dengan kurs IDR 15.000/USD 1. Jadi, kemampuan pembayaran bunga dan pokok utang pemerintah akan naik sebesar antara USD 25,5 miliar (IDR 382,5 T dan USD 34 miliar (IDR 520 T)!!!
  4. Hilirisasi benar-benar sedang dilaksanakan secara besar-besaran. Kutipan dari siaran pers Kemenperin yang bertanggal 24 Februari 2023 (https://kemenperin.go.id/artikel/23861/Menperin:-Berperan-Penting-Bagi-Ekonomi,-Kontribusi-Manufaktur-Masih-Tertinggi) menyatakan sebagai berikut:Terkait kebijakan hilirisasi industri berbasis pengolahan sumber daya mineral logam, Kemenperin fokus pada lima komoditas, yaitu industri berbasis bijih tembaga, industri berbasis bijih besi dan pasir besi, industri berbasis bijih nikel untuk stainless steel dan bahan baku baterai, industri berbasis bauksit, serta industri berbasis monasit, dan sumber potensial lainnya, seperti logam tanah jarang.“Berdasarkan data Kemenperin per 1 Februari 2023, terdapat 91 smelter di Indonesia dengan perincian 48 telah beroperasi, dan lainnya dalam tahapan feasibility study dan kontruksi,” ungkapnya. Sedangkan dari lokasinya, jumlah smelter terbanyak berada di Provinsi Sulawesi Tengah (25 smelter), Maluku Utara (22 smelter), Sulawesi Tenggara (12 smelter), Kalimantan Barat (10 smelter), dan terdapat 34 smelter yang terletak di berbagai provinsi lainnya.“Dari  48 smelter yang telah beroperasi tersebut, smelter nikel memiliki total kapasitas produksi sebesar 262.560 ton per tahun, investasi mencapai Rp5,55 triliun, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.337 orang,” sebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/2).Kemudian, smelter besi baja memiliki total kapasitas produksi sebesar 1,6 juta ton per tahun, investasi mencapai Rp15,96 triliun, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.729 orang. Untuk smelter tembaga memiliki total kapasitas produksi sebesar 150.000 ton per tahun, investasi mencapai Rp266 milliar, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 525 orang. Selain itu, smelter aluminium memiliki total kapasitas produksi 544.563 ton per tahun, investasi Rp15,66 triliun, dan penyerapan tenaga kerja 1.893 orang.Menperin memberikan sebuah ilustrasi, apabila dilakukan hilirisasi untuk komoditas yang akan dibatasi ekspornya, akan memberikan potensi besar untuk penyerapan tenaga kerja, penambahan kapasitas produksi, dan meningkatnya nilai investasi.Sebagai contoh, pada tahun 2022, Indonesia mengekspor bijih bauksit dan konsentratnya sebesar 17,8 juta ton. Apabila bijih bauksit ini dihilirisasi menjadi alumina, dapat menjadi 8,9 juta ton alumina yang akan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 13.011 orang, dengan potensi nilai investasi sebesar Rp104 triliun.“Apabila dilakukan hilirisasi menjadi aluminium ingot, akan menjadi 4,5 juta ton aluminium ingot yang dapat menyerap tambahan tenaga kerja sebesar 36.885 orang, dengan kebutuhan nilai investasi sebesar Rp455 triliun,” sebutnya.

Bagi yang tertarik berinvestasi dalam industri stainless steel di Indonesia, silakan baca juga: Tiongkok Lebih Tertarik Berinvestasi Industri Baja di Indonesia, Ini Aspeknya: https://nikel.co.id/tiongkok-lebih-tertarik-berinvestasi-industri-baja-di-indonesia-ini-aspeknya/.

Baca juga: https://lijusu.com/indonesia-calon-penghasil-produk-manufaktur-terbesar-ke-7-di-dunia-2027/

Semoga bermanfaat.

(TST/LNN)

Indonesia, Calon Penghasil Produk Manufaktur Terbesar ke-7 di Dunia pada 2027, menggeser Inggris, Perancis, Italia

0

Pada 2020, Indonesia tercatat sebagai negeri penghasil produk manufaktur terbesar ke-10 di dunia dengan hasil (output) manufaktur senilai USD 207 miliar (www.sefaguardglobal.com: Top Ten manufacturing countries in the world; 20 Desember 2022).

Selama tahun 2021, Indonesia menghasilkan produk manufaktur senilai USD 228 miliar (dengan kurs IDR 15,600/USD 1.00), atau USD sekitar USD 235 miliar dengan kurs IDR 15,000/USD 1.00, sehingga menduduki peringkat ke-11, melampaui Turki, Irlandia, Spanyol, Brazil dll (www.insidermoney.com: Top 20 Manufacturing Countries in the World, 20 Juni 2023, berdasarkan laporan KPMG pada awal 2022). Peringkat Indonesia turun walaupun nilai produk manufakturnya naik karena negeri-negeri lain berlomba meningkatkan nilai produk manufaktur mereka.

Indonesia calon penghasil produk manufaktur terbesar ke-7 di Dunia

Sejak 2021, Indonesia adalah raja ekspor stainless steel (baja nirkarat). Selama 2022 Indonesia menghasilkan produksi stainless steel senilai USD 26 miliar plus USD 6 miliar dari produk-produk lain yang berbahan nikel lainnya. Kami perkirakan bahwa hilirisasi bijih tembaga, bauksit dll akan mendongkrak nilai produk manufaktur Indonesia sampai sekitar USD 300 miliar pada 2027 sehingga menjadi negeri dengan nilai produk manufaktur yang terbesar ke-7 di dunia dengan mengalahkan Inggris Raya, Italia dan Perancis!!! Mengapa? Karena kita sama-sama tahu ketiga negeri itu sedang mengalami banyak masalah ekonomi dan keuangan sehingga pertumbuhan GDP bahkan minus. GDP mereka bertumpu pada sektor jasa (yang mencakup konsumsi dll) dengan kontribusi mendekati 80% terhadap GDP mereka; Indonesia sekitar 60%. Mereka sudah melewati masa industrialisasi sejak puluhan tahun lau dan merupakan negeri maju; Indonesia negeri berkembang. Karena itu, nilai produk manufaktur mereka tidak akan setinggi yang akan dicapai oleh Indonesia dalam 4-5 tahun mendatang dengan kenaikan GDP hanya sebesar 5% per tahun secara rata-rata. Jika hilirisasi terus berkembang pesat dan situasi ekonomi, politik, dan sosial nasional tetap kondusif, angka itu bisa menjadi 6%-6,5% per tahun dan posisi ke-7 itu dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat.

Untuk info lebih lanjut, silakan baca juga:https://lijusu.com/indonesia-raja-ekspor-stainles-steel-di-dunia-pada-2021/

Semoga bermanfaat.

(TST/LNN)

Utang Pemerintah Indonesia tergolong rendah di dunia

0

Utang Pemerintah Indonesia per 31 Maret 2023 sekitar 39,17% dari GDP, tergolong rendah di dunia. Nilai utang itu adalah Rp 7,879 T per 31 Maret 2023. Hanya Rp 1.354,81 T, atau 17,1%, adalah SBN yang ada dalam valuta asing.(Baca juga: https://www.cnbcindonesia.com/news/20230207123758-4-411737/utang-ri-tembus-rp-7734-t-di-akhir-2022-porsi-asing-secuil#:~:text: Utang RI Tembus Rp 7.734 T di Akhir 2022, Porsi Asing Secuil). Selain itu, ada sekitar Rp 844 T lagi utang pemerintah adalah pinjaman dari LN.

Sekitar 93% utang itu jatuh tempo dalam jangka panjang (di atas 1 tahun sd 10 tahun, bahkan ada yang 30 tahun).

Bandingkan dengan utang pemerintah Malaysia yang di atas 60% dari GDP-nya.

Daftar 20 Pemerintah dengan Utang Terbesar di Dunia per 2023

Catatan:

1.Sekitar 82,82% utang pemerintah Indonesia adalah dalam rupiah, dengan yield (imbal hasil) sekitar 6,75% per tahun (sebelum pajak atas pendapatan bunga 15%-20%) untuk obligasi dengan tenor 10 tahun.

  1. Laju pertumbuhan GDP Indonesia secara nominal [laju inflasi 5,51% + pertumbuhan GDP ril 5,31% (www.bps.go.id: Statistik Indonesia 2023)] adalah 10,82% selama 2022.
  2. Jadi, pemegang obligasi itu sebenarnya rugi 2,24% (minus pajak pendapatan bunga) per tahun karena turunnya nilai rupiah terhadap harga barang-barang yang diperhitungkan dalam penentuan indeks harga konsumen (IHK)!!!
  3. Mayoritas daya pembayaran kembali utang pemerintah bergantung pada pendapatan dari pajak. Jika pendapatan pajak naik dari sekitar 10,5% menjadi 11,5% saja dari GDP tahun 2023 yang diperkirakan akan mencapai USD 1,5 T secara nominal, kenaikan 1% itu akan mendatangkan tambahan pendapatan USD 15 miliar (IDR 225 T), atau 9% dari APBN, atau sedikit di atas 50% dari perkiraan pembayaran bunga (IDR 441,4 T) untuk utang pemerintah untuk 2023 saja.
  4. Mayoritas super pendapatan pajak berasal dari sektor formal. Selama 2022 saja, hilirisasi satu bahan tambang saja, misalnya bijih nikel, telah menghasilkan pendapatan USD 32 miliar (stainless steel USD 26 miliar + sekitar USD 6 miliar dari produk-produk lain dengan bahan nikel, contoh sulfat nikel (nickel sulfate).
  5. Indonesia pemilik pabrik sulfat nikel dengan kapasitas produksi terbesar di dunia: Grup Harita adalah pemilik PT Halmahera Persada Lygend (HPL) yang baru saja mulai ekspor sulfat nikel sebanyak 5.584 ton ke China. Situs www.tbpnickel.com menyatakan bahwa pabrik sulfat nikel mereka adalah yang pertama di Indonesia dan terbesar di dunia dalam hal kapasitas produksi. Silakan baca juga: https://www.cnbcindonesia.com/news/20230617200442-4-446856/bangga-ri-punya-pabrik-nikel-sulfat-terbesar-di-dunia. Foto pabrik mereka di Pulau Obi (diambil dari www.tbpnickel.com):
  6. Nilai USD 32 miliar itu akan naik menjadi sekitar USD 36 miliar selama tahun 2023 ini. Banyak investor dalam dan LN sedang dan akan membangun pabrik stainless steel, misalnya PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Silakan klik baca artikel di detikfinance: “Tambang Nikel Raksasa RI Mau Bangun Pabrik Stainless Steel Rp 15 T:” https://finance.detik.com/industri/d-6797056/tambang-nikel-raksasa-ri-mau-bangun-pabrik-stainless-steel-rp-15-t.
  7. Aneka perusahaan yang terlibat dalam mata rantai hilirisasi bijih nikel merupakan bagian dari sektor formal. Hasilnya, pendapatan pajak pemerintah dari sektor formal akan naik cepat. Kami perkirakan nilai aneka produk hilirisasi nikel,  tembaga, bauksit dll akan membantu menaikkan persentase pendapatan pemerintah dari pajak menjadi 12-13% pada 2027. Selama tahun 2027, kami perkirakan GDP Indonesia akan naik menjadi sekitar 1,7 T secara nominal dengan kurs IDR 15.000/USD 1. Jadi, kemampuan pembayaran bunga dan pokok utang pemerintah akan naik sebesar antara USD 25,5 miliar (IDR 382,5 T dan USD 34 miliar (IDR 520 T)!!!
  8. Hilirisasi benar-benar sedang dilaksanakan secara besar-besaranKutipan dari siaran pers Kemenperin yang bertanggal 24 Februari 2023 (https://kemenperin.go.id/artikel/23861/Menperin:-Berperan-Penting-Bagi-Ekonomi,-Kontribusi-Manufaktur-Masih-Tertinggi) menyatakan sebagai berikut:

    Terkait kebijakan hilirisasi industri berbasis pengolahan sumber daya mineral logam, Kemenperin fokus pada lima komoditas, yaitu industri berbasis bijih tembaga, industri berbasis bijih besi dan pasir besi, industri berbasis bijih nikel untuk stainless steel dan bahan baku baterai, industri berbasis bauksit, serta industri berbasis monasit, dan sumber potensial lainnya, seperti logam tanah jarang.

    “Berdasarkan data Kemenperin per 1 Februari 2023, terdapat 91 smelter di Indonesia dengan perincian 48 telah beroperasi, dan lainnya dalam tahapan feasibility study dan kontruksi,” ungkapnya. Sedangkan dari lokasinya, jumlah smelter terbanyak berada di Provinsi Sulawesi Tengah (25 smelter), Maluku Utara (22 smelter), Sulawesi Tenggara (12 smelter), Kalimantan Barat (10 smelter), dan terdapat 34 smelter yang terletak di berbagai provinsi lainnya.

    “Dari  48 smelter yang telah beroperasi tersebut, smelter nikel memiliki total kapasitas produksi sebesar 262.560 ton per tahun, investasi mencapai Rp5,55 triliun, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.337 orang,” sebut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (14/2).

    Kemudian, smelter besi baja memiliki total kapasitas produksi sebesar 1,6 juta ton per tahun, investasi mencapai Rp15,96 triliun, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 2.729 orang. Untuk smelter tembaga memiliki total kapasitas produksi sebesar 150.000 ton per tahun, investasi mencapai Rp266 milliar, dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 525 orang. Selain itu, smelter aluminium memiliki total kapasitas produksi 544.563 ton per tahun, investasi Rp15,66 triliun, dan penyerapan tenaga kerja 1.893 orang.

    Menperin memberikan sebuah ilustrasi, apabila dilakukan hilirisasi untuk komoditas yang akan dibatasi ekspornya, akan memberikan potensi besar untuk penyerapan tenaga kerja, penambahan kapasitas produksi, dan meningkatnya nilai investasi.

    Sebagai contoh, pada tahun 2022, Indonesia mengekspor bijih bauksit dan konsentratnya sebesar 17,8 juta ton. Apabila bijih bauksit ini dihilirisasi menjadi alumina, dapat menjadi 8,9 juta ton alumina yang akan dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 13.011 orang, dengan potensi nilai investasi sebesar Rp104 triliun.

    “Apabila dilakukan hilirisasi menjadi aluminium ingot, akan menjadi 4,5 juta ton aluminium ingot yang dapat menyerap tambahan tenaga kerja sebesar 36.885 orang, dengan kebutuhan nilai investasi sebesar Rp455 triliun,” sebutnya.

Semoga bermanfaat.

Updated: 29 Juni 2023

(TST/LNN)

 

Dicari oleh Banyak Perusahaan: Pegawai yang Ahli ChatGPT

0

Studi terbaru oleh situs lowongan pekerjaan ResumeBuilder mendapati bahwa 91% perusahaan dengan jabatan yang terbuka mencari pekerja yang tahu cara memakai chatbot populer buatan OpenAI. Para responden berkata bahwa kecerdasan buatan itu dapat membantu meningkatkan produktivitas, menghemat waktu, dan memperkuat laba perusahaan.

Banyak perusahaan sudah memakai chatbot itu untuk menghasilkan bahan pemasaran, mengembangkan kode, dan menulis laporan acara pengadilan. Namun, itu tidak berarti kecerdasan buatan akan menggantikan tenaga kerja manusia. “Kecerdasan buatan tidak akan mengambil pekerjaan Anda,” kata ekonom Richard Baldwin dalam sebuah panel di Pertemuan Puncak Pertumbuhan Forum Ekonomi Dunia 2023. “Seseorang yang memakai kecerdasan buatan akan mengambil pekerjaan Anda.”

Koran online Insider memeriksa puluhan iklan pekerjaan di situs papan lowongan kerja seperti Indeed dan LinkedIn untuk melihat perusahaan mana yang mencari pekerja dengan pengalaman memakai ChatGPT.

Yang berikut ini adalah delapan jenis pekerja dengan keahlian ChatGPT yang dicari oleh banyak perusahaan— dan berapa bayaran yang bisa Anda dapatkan:

  1. Profesional pemasaran

Perusahaan seperti Lasso MD, FloWater, dan Protein Milkshake sedang menyewa para profesional pemasaran dengan keahlian ChatGPT. Perusahaan-perusahaan itu berharap keterampilan itu dapat meningkatkan strategi pemasaran mereka.

Misalnya, Lasso MD, perusahaan kesehatan yang berkedudukan di San Diego, sedang mencari seorang manajer produk media sosial berstatus penuh waktu yang akan mendapatkan gaji antara $50.000 hingga $70.000 per tahun. Menurut iklan pekerjaan tersebut, peran itu membutuhkan “pengalaman langsung dalam merancang saran-saran secara ChatGPT untuk judul-judul iklan yang unik.” Lasso MD telah “memadukan secara mendalam” GPT-4 — model bahasa terbaru ChatGPT — ke dalam alur kerja produknya.

  1. Insinyur kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (machine learning)

Perusahaan seperti Recruiting from Scratch, Interface.ai, Prescriber Point, dan Steneral Consulting sedang mencari insinyur AI dan pembelajaran mesin yang menguasai model bahasa besar seperti ChatGPT. Misalnya, Recruiting from Scratch, sebuah perusahaan sumber daya manusia, sedang mencari insinyur senior pembelajaran mesin yang dapat bekerja secara remote untuk klien mereka. Posisi itu, dengan gaji antara $120.000 hingga $185.000 per tahun, membutuhkan “keterampilan dalam memakai alat AI saat ini” seperti ChatGPT. Interface.ai, sebuah platform alat AI percakapan untuk industri keuangan, mencari seorang insinyur pembelajaran mesin yang dapat bekerja secara remote, dengan gaji antara $130.000 hingga $170.000 per tahun, untuk memadukan model-model terbaru seperti GPT ke dalam produknya. Prescriber Point, sebuah startup kesehatan digital, dan Steneral Consulting, sebuah perusahaan konsultasi IT, juga mencari calon insinyur yang dapat memadukan ChatGPT ke dalam alur kerja mereka.

  1. Pengembang perangkat lunak

Perusahaan seperti Workera AI, Inside.com, dan ZINFI Technologies sedang mencari pengembang perangkat lunak yang tahu cara memakai ChatGPT untuk meningkatkan kualitas pekerjaan mereka.

  1. Pelatih Model AI
  2. Penulis Copy (Naskah Iklan dan Bahan Publisitas Lain)
  3. Guru
  4. 7 Manajer Produk (Farmasi dll)
  5. Perekrut Pegawai

(Insider/TST)

Kecerdasan Buatan (AI) guncangkan Industri Film & TV Tiongkok

0

Semakin banyak pembuat konten di industri film dan TV China mulai menggunakan ChatGPT dan alat-alat kecerdasan buatan [artifical intelligence (AI)] yang lain sehingga dampaknya menjadi semakin besar.

ChatGPT dari OpenAI telah menimbulkan dampak yang amat besar pada industri ini, kata orang-orang dalam industri ini kepada Yicai Global di Festival Film Internasional Shanghai yang sedang berlangsung,

Lu Chuan, seorang sutradara terkenal di China, telah mencoba menggunakan alat seni AI bernama Midjourney untuk membuat poster film dan juga akan menggunakan ChatGPT untuk membantu dalam desain panggung, pengaturan tokoh-tokoh film dan penulisan skenario, katanya.

Wang Changtian, komisaris utama produsen film TV Beijing Enlight Media, memperhatikan bahwa sebelumnya seniman-seniman perlu waktu sebulan untuk menggambar sejumlah adegan animasi; sekarang ribuan adegan dapat diselesaikan dalam satu malam. Inovasi teknologi akan membantu meningkatkan efisiensi siklus produksi film animasi secara keseluruhan sebesar sekitar 30 persen sehingga memungkinkan pembuatan empat film setiap tahun, alih-alih tiga, sebutnya.

Namun, alat AI juga sedang menghilangkan pekerjaan, menurut Lu, yang mengungkapkan bahwa sebuah perusahaan game yang dia kenal dulunya memiliki 48 orang animator, tetapi setelah perusahaan itu mulai menggunakan teknologi AI, hanya tinggal dua orang animator.

AI akan membantu orang-orang yang imajinatif (kreatif atau mampu mencipta) terhubung secara lebih langsung langsung dengan inti imajinasi sehingga menurunkan ambang batas bagi orang-orang yang benar-benar imajinatif, tetapi meningkatkan ambang batas bagi para pekerja yang membutuhkan banyak tenaga, kata Lu.

Daripada cemas dan menolak teknologi AI, orang sebaiknya menggunakan alat-alat itu untuk meningkatkan daya saing mereka, kata satu orang dalam lainnya di industri film dan TV.

(YicaiGlobal/TST)