Wednesday, July 8, 2026
Home Blog Page 22

Kecerdasan Seseorang Kadang-Kadang Tidak Terlihat Selama Usia Dini

0

8 Maret 2019

1. Belajar dari Sukses Bisnis Orang Jepang

tentang Pentingnya Factor Budaya

04-01-2018, dari kompasiana.com/tjan sie tek, oleh Bayu & Yanto, suntingan  Tjan Sie Tek*

No Misu

Terbaik Kedua tidak cukup baik

Jepang menganggap kebangkitannya menjadi adikuasa berasal dari berbagai faktor internal dan eksternal. Namun, berapa banyak pun bantuan yang diperoleh orang Jepang dari teknologi luar negeri, pasar-pasar Amerika dan Eropa yang besar sekali, kaya dan terbuka serta berbagai perang Amerika di Korea dan Vietnam, tidak akan ada Jepang yang adikuasa jika tidak karena sejumlah faktor budaya yang telah benar-benar menjadikan orang Jepang sebagai salah satu bangsa yang unggul.

Satu dari berbagai faktor budaya yang menjadi salah satu pilar utama dalam bangunan ekonomi yang dibangun oleh orang Jepang adalah obsesi mereka pada mutu. Dari sekitar abad ke-5 dan ke-6, ketika Jepang mulai pertama kali mengimpor teknologi keterampilan tangan dan para artisan (perajin tangan yang terampil) dari Korea dan Tiongkok, orang Jepang semakin terpapar pada berbagai seni dan keterampilan yang dibuat oleh para ahli. 

Orang Jepang juga menerapkan dan menguraikan panjang-lebar tradisi Tiongkok kuno dalam menggunakan pendekatan guru-pemagang (master-apprentice; seorang pemagang bekerja di bawah bimbingan seorang guru) untuk melatih para artisan dan craftsmen(para seniman dengan keahlian teknik). Anak laki-laki, kadang-kadang dari usia tujuh atau delapan tahun, secara rutin dijadikan pemagang kepada para artisan dan craftsmen yang ahli selama 10 hingga 30 tahun. 

Sistem itu, yang diteruskan dari generasi ke generasi, menghasilkan banyak sekali tukang kayu, pengukir, pelukis, pembuat tembikar yang ahli dan banyak artisan lainnya, sehingga secara bertahap menaikkan tingkat mutu segala sesuatu yang diproduksi di Jepang dan mengilhami orang biasa Jepang dengan apa-apa yang mungkin benar-benar telah menjadi standar-standar mutu yang tertinggi di dunia.

Ketika Jepang diindustrialisasikan antara tahun 1870 dan 1895 serta negeri itu mulai menghasilkan produk-produk Barat, yang biasanya di bawah arahan para importir luar negeri, mereka tidak dapat menerapkan berbagai standar mutu tradisional mereka karena produk-produk tersebut masih baru bagi orang Jepang dan dibuat dengan perlengkapan yang tidak dikenal serta diproduksi secara massal.

Fenomena itu terulang setelah berakhirnya Perang Dunia II, namun kali itu dengan akhir yang berbeda. Pada akhir tahun 1940-an dan awal tahun 1950-an, para insinyur Jepang, bekerja sama dengan para penguasa pendudukan Amerika, memutuskan untuk memperkenalkan metode pengendalian mutu terbaru ke Jepang.

Pada tahun 1950, ahli kendali statistik dari Amerika W. Edward Deming diundang untuk memberi kuliah di Jepang. Ia disusul di tahun 1954 oleh J.M. Juran, yang juga seorang ahli kendali mutu dari Amerika. 

Sepanjang dekade berikutnya orang Jepang menyatukan berbagai metode pengendalian mutu yang mereka pelajari dari kedua orang ahli Amerika tersebut dengan pendekatan tradisi guru-pemagang untuk pelatihan dan obsesi mereka pada kerapian, presisi dan mutu, untuk merekayasa dan menghasilkan sederetan produk bermutu tinggi yang menggemparkan dunia.

* dari Japan’s Cultural Code Words

2. Peran Besar Buddhisme Zen dalam Sukses Bisnis Jepang

04-01-2018,dari kompasiana.com/tjan sie tek oleh Mikael & Bayu, suntingan Tjan Sie Tek*

San Ma no I

Tiga Pintu menuju Sukses

Salah satu pelajaran terpenting yang orang Jepang dapatkan dari Buddhisme Zen (jhana), terutama yang disebarluaskan di Jepang oleh Eisai (1141-1215) dan bahkan oleh Dogen (1200-1253) yang lebih terkenal, yang merupakan pendiri sekte Soto, adalah pentingnya jiwa dalam semua upaya manusia. 

Orang Jepang mendengar bahwa ada unsur kerohanian dalam segala bentuk pencapaian dan semakin besar pencapaian yang diperoleh, semakin besarlah keterlibatan jiwa di dalamnya.

Kelas pejuang samurai Jepang, yang bangkit sekitar abad ke-11 dan ke-12, menjadi penyokong besar aliran Buddhisme Zen karena aliran atau mazhab Buddhisme itu mengajarkan gaya hidup ketat yang digabungkan dengan dedikasi yang hampir kerasukan untuk berlatih gaya hidup dan seni. Karena kehidupan para samurai bergantung pada keterampilan yang luar biasa dalam seni bela diri dan akhirnya juga pada tingkat keterampilan yang sama-sama luar biasa dalam etiket sosial yang ketat, Zen menjadi tuntunan kerohanian sekaligus pedoman latihan mereka.

Para samurai adalah kelas penguasa Jepang dari sekitar tahun 1185 hingga 1868. Meskipun mereka hanya terdiri dari sepuluh persen populasi, mereka menentukan standar-standar dalam setiap segi kehidupan setiap orang Jepang: dalam bahasa dan kesusasteraan, estetika, seni, kerajinan tangan, perilaku sehari-hari dan dalam moralitas.

Para samurai juga mengilhami kebudayaan Jepang dengan sifat bela diri kuat yang mempersiapkan orang Jepang untuk melakukan segala sesuatu dalam urutan yang tepat dan teratur serta dan membenci kelemahan atau kegagalan apa pun. Hingga hari ini tidak ada bidang hidup orang Jepang yang tidak dipengaruhi oleh warisan Zen dan masih ada unsur Zen dalam karakter setiap orang Jepang. 

Zen masih merupakan inti semua seni bela diri di mana Jepang termasyur, dari aikido ke karate hingga kendo; dan aturan-aturan Zen yang berlaku untuk mempelajari seni-seni bela diri itu diajarkan sebagai garis pedoman untuk sukses dalam bisnis.

Nobuharu Yagyu, iemoto atau kepala sekolah ke-21 dari Sekolah Kendo Yagyu, menjelaskan bahwa rahasia untuk mencapai keterampilan dalam kendo adalah semangat yang berasal dari pengulangan san ma no I, atau “tiga latihan”. Tiga latihan tersebut adalah menerima ajaran yang benar, mendedikasikan diri pada ajaran tersebut dan menerapkan akal budi kita sendiri pada apa yang pernah dipelajari dari berbagai ajaran tersebut.

Satu di antara aspek menyerap dan menggunakan ajaran yang benar tersebut adalah mengosongkan pikiran dari hal-hal yang lain, berupaya untuk bebas tuntas dari kemelekatan dan membuka pikiran sepenuhnya untuk menerima seutuhnya dan secara tepat apa pun situasi yang dialami.

Yagyu berkata bahwa penting sekali  seseorang memelihara ken, yaitu “pandangan,” dan kan (sati), “pandangan terang,” untuk melihat atau merasakan kenyataan dan dapat menafsirkan niat-niat seorang lawan — yang mencakup gerakan yang sekecil apa pun atau bahkan tiada gerakan sekali pun. Itu salah satu pelajaran yang berlaku  bagi semua perilaku manusia, bukan hanya kendo.

Sebagaimana yang semua ahli dengar, begitu mencapai suatu tingkat tinggi keterampilan dalam seni atau keahlian apa pun, latihan dan praktik harus berlanjut untuk memelihara keterampilan itu, yaitu salah satu ciri filosofi kaizen bangsa Jepang.  Filosofi itu beranggapan bahwa seseorang tidak pernah benar-benar menguasai apa pun dan, karena itu, harus terus-menerus berjuang untuk meningkatkan mutu.

 Ada pepatah yang terkenal  dalam bahasa Jepang yang mengungkapkan kepercayaan terus-menerus pada peningkatan mutu yang berkesinambungan: “Hari ini aku harus mengalahkan diriku yang kemarin.”

*Dari Japan’s Cultural Code Words

Amerika Serikat (AS), Satu-Satunya Negeri Besar yang Bisa Selesaikan Masalahnya Sendiri Selama Ini

0

12 Januari 2019

Selama Perang Dunia II, mayoritas infrastruktur dan fasilitas sosial plus ekonomi negeri-negeri di Eropa Barat mengalami kehancuran: Jerman, Perancis dll. Melalui Rencana Marshall, pemerintah AS memberikan banyak sekali pinjaman untuk membangun kembali mayoritas infrastruktur dll mereka.

Bangsa AS terkenal sebagai satu-satunya negeri besar yang dalam sejarahnya sejak merdeka tahun 1776 belum pernah dibantu oleh bangsa lain dalam menyelesaikan krisis ekonomi mereka, misalnya Depresi Besar 1928, Resesi Besar 2007 dll. Mereka terkenal kreatif. Barangkali sekarang mereka agak “ngantuk” karena terlalu lama menjadi negeri superpower satu-satunya di dunia tanpa saingan: paling kuat secara teknologi, ekonomi, keuangan dan politik, sejak runtuhnya Uni Soviet awal tahun 1990-an.

Saat ini pemerintah dan mayoritas AS sedang memiliki utang yang besar sekali. Pemerintah federal AS saja punya utang sekitar USD 21,8 triliun per akhir 2018

Jika mereka tersadar secara nasional, mungkin mereka akan bisa memperbaiki keadaan keuangan. Mereka punya segala-galanya: produktivitas yang salah satu tertinggi di dunia, modal, teknologi, kreatif dll.

Contoh: Presiden Trump punya target “Make America Great Again (MAGA)” untuk mengembalikan kejayaan industri manufakturnya, yang hampir 50%-nya telah lari ke LN, terutama China dan Meksiko. Juga, pemotongan pajak perusahaan dari 35% menjadi 21%, di bawah pajak perusahaan kita yang 25%!!! Hasilnya: Apple dkk sudah bawa pulang keuntungan mereka di LN dan membayar pajak tersebut. Apple juga berkomitmen mendirikan berbagai fasilitas manufaktur dan R&D di AS. 

Di newsroom www.apple.com, Apple mengumumkan seperangkat investasi senilai USD 350 miliar di AS untuk lima tahun ke depan, antara lain: pengkaryaan langsung, belanja dan investasi bersama-sama dengan supplier dan produsen dalam negeri Apple dan mendorong ekonomi aplikasi yang sedang berkembang cepat karena iPad dan App Store.

Salah satu ganjalan AS: Partai Republik dan Partai Demokrat di AS bertengkar terus. Sekarang Partai Demokrat menguasai DPR AS dan Partai republik menguasai Senat. 

Akibat pertengkaran itu, banyak proyek besar tertunda lama sekali. Selain itu, masa jabatan presiden AS hanya 4 tahun. Jadi, proyek infrastruktur dll yang berjangka panjang sulit dilakukan secara kontinu.

Contoh:

i. Proyek kereta api cepat San Fransisco-Los Angeles yang hanya sekitar  518 km  sudah hampir 14 tahun direncanakan tapi sampai sekarang belum juga dibangun; anggarannya meningkat dari USD 5 miliar menjadi USD 14 miliar. Di China, jalan KA sepanjang itu biasanya selesai 3-4 tahun dengan biaya 1/3-nya dan bermutu tinggi sekali.

ii. Metro di Washington, D.C, dan New York telah usang, sering mogok dan rusak; stasiunnya redup. Koran-koran New York Times dan Washington Post sering memberitakannya dengan rasa malu sekali.

Utang Pemerintah AS Lebih Berisiko Daripada China

0

16 Februari 2019

Utang pemerintah Federal AS semakin menggunung sehingga saat ini sudah mencapai USD 22 triliun (IDR 308.000 triliun), atau sekitar 107% GDP AS tahun 2018 (USD 20.66 triliun).

Ada sejumlah penyebabnya: Lebih besar pasak daripada tiang. Pemerintah Federal berutang semakin banyak, terutama sejak 2007-2008 dan sebagian besar untuk mengatasi kebangkrutan banyak sekali bank umum dan investasi AS, misalnya Lehman Brothers dan Bear Stern. Citibank pun dijadikan BUMN AS selama beberapa tahun. Anggaran militer AS adalah yang terbesar di dunia, yang sekitar USD 450-500 miliar per tahun sd tahun 2016 untuk menjadi “polisi dunia” sehingga memiliki lebih dari 700 pangkalan militer di seluruh dunia: Jepang, Korea Selatan, Eropa Barat, Afrika dll. Sejak 2017, pemerintahan Trump terus-menerus menaikkannya sehingga menjadi sekitar USD 770 miliar selama 2018 saja. Selain itu, pemerintahan Trump memotong pajak perusahaan AS dari 35% menjadi hanya 21% dan mengakibatkan deficit tambahan sekitar USD 1,5 triliun selama 10 tahun mendatang.

Selama tahun 2018 saja, deficitnya USD 1 triliun (IDR 14.000 triliun).

Pada 12 Desember 2018 Bloomberg melaporkan bahwa Donald Trump adalah presiden AS pertama yang harus menderita keadaan normal baru di mana China menjadi lebih layak dipercaya daripada AS, yaitu Amerika sekarang harus membayar lebih banyak untuk pinjam uang daripada China.

Sejak 2015, ketika the Fed mulai menaikkan suku bunga, beda antara surat-surat utang kedua negeri itu telah menyempit dan kemudian berbalik sehingga sekarang AS harus membayar yield (imbal-hasil) yang lebih tinggi daripada China ketika menjual surat utang yang berjangka satu tahun (T-bill). Itu terjadi untuk kali pertamanya pada November 2018 ketika beda (spread) antara obligasi 10 tahun China dan AS juga rontok sehingga menjadi hanya 45 basis point (0,45%), menurut data yang disusun oleh Bloomberg.

Tetapi, keunggulan historis itu, yang timbul berbarengan dengan penerapan aliansi multilateral yang telah membuat AS besar tetapi diremehkan oleh Trump, dapat hilang total ketika para investor kehilangan keyakinan dan kepercayaan penuh pada AS.

Ada empat bendera merah di dalam utang pemerintah AS: 1. Turunnya laju pertumbuhan ekonomi AS, 2. semakin menggunungnya utang pemerintah AS, 3. Semakin berkurangnya pendapatan Kementerian Keuangan AS yang disebabkan oleh pemotongan pajak, dan 4. Kebijakan the Fed yang menjaga suku bunga tetap jauh di atas rata-ratanya selama 10 tahun terakhir ini.  (IST)

Aramco & China Patungan IDR 149,72 Triliun di Liaoning, China

0

Pada 23 Maret 2019, Yicai Global melaporkan bahwa Aramco, BUMN raksasa minyak dari Arab Saudi yang memiliki cadangan minyak terbesar di dunia dengan produksi sekitar 10 juta barel per hari, telah membentuk sebuah kongsi senilai IDR 149,72 triliun  di Kota Panjing, Provinsi Liaoning, China, dengan dua mitra local untuk membangun sebuah pabrik kimia yang baru di wilayah bagian timur laut China itu.

Menurut Bloomberg pada 13 April 2018, selama semester pertama 2017 Aramco adalah perusahaan yang paling untung sedunia, yaitu USD 33,8 miliar, mengalahkan Apple Inc., JPMorgan Chase & Co. dan Exxon Mobil Corp, dari AS. Aramco juga hampir total bebas dari utang dan menikmati biaya produksi yang jauh lebih rendah daripada standar industri minyak dunia. Pendapatan bruto Aramco selama 2017 sekitar USD 465,49 miliar (IDR 6.144 triliun menurut kurs waktu itu). Jika go public, nilai pasarnya akan berkisar USD 1,5 triliun dan USD 2 triliun (IDR 28.300 triliun), atau 3-4 X nilai pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga menjadi perusahaan dengan nilai pasar yang tertinggi di dunia sepanjang sejarah.

Aramco, China North Industries dan Panjin Xincheng Industrial Group telah membentuk Huajin Aramco Petrochemical pada 23 Maret 2019, lapor The Paper, sebuah situs berita BUMN. Mereka sepakat mendirikan kongsi itu bulan lalu dengan China North memegang 36%,  Aramco 35% and Xincheng Industrial 29%. 

Trio itu berencana membangun sebuah fasilitas rekayasa kimia halus dan bahan baku di kota itu dan mengubah daerah itu menjadi sebuah pangkalan industri petrokimia mutu tinggi, tambah laporan itu. Trio itu sedang melakukan perancangan dan perencanaan serta memperkirakan akan memulai operasi pada 2024, dengan jumlah produksi tahunan 15 juta ton minyak hasil pemurnian, 1,5 juta ton etilena and 1,3 juta ton paraksilena, sehingga menghasilkan pendapatan tahunan sampai di atas CNY100 miliar (sekitar IDR 214 triliun).

Panjin adalah salah satu pangkalan petrokimia yang penting di China dan tempat bermukimnya Ladang Minyak Liaohe, kata seorang pejabat provinsi Liaoning. Langkah itu akan memebrikan dukungan yang kuat untuk kota itu dan memainkan peran yang penting dalam merestukturisasi  industry Liaoning maupun nasional serta mendorong pengembangan ekonomi local, tambahnya.

Di Zhejiang, Aramco membeli 9% saham Zhejiang Petrochemical untuk mendapatkan saham di sbeuah komplek kilang dan petrokimia dengan kapasitas 800.000 barel per hari di Kota Zhoushan, selatan Shanghai.

Semua itu merupakan bagian dari strategi baru Arab saudi untuk menaikkan ekspor minyaknya ke China menjadi 1,5 juta barel per hari utuk menggeser Russia yang sudah 3 tahun ini merupakan eksportir terbesar minyak ke China. Selama 2018, Russia mengekspor 1,43 juta barel per hari sedangkan Arab Saudi 1,135 juta barel per hari.  

Menurut Bloomberg pada 27 Januari 2019, di Korea Selatan, Aramco telah membeli 19,9% saham Hyundai Oilbank Co. senilai USD 1,6 miliar pada Januari 2019. Aramco juga sedang mengincar saham-saham di India, Indonesia, Malaysia dan Pakistan. (IST)

Kebahagiaan Menjadi Teman Baik (Kalyanamitta)

0

Bahagianya jadi Kalyanamitta (teman baik)

A. Empat ciri kalyanamitta:

1. Penuh saddha (keyakinan) pada Buddha, Dhamma & Sangha;

2. Penuh moralitas (sila), terutama malu melanggar sila & takut dengan akibatnya;

3. Penuh caga (kedermawanan): suka berdana, menolong orang lain dll; dan

4. Penuh panna (kebijaksanaan), terutama mengerti perbuatan mana yang baik atau buruk, benar atau  salah sesuai dengan Dhamma.

B. Keuntungan kita sebagai kalyanamitta

I. Bagi diri sendiri:

i. Penampilan tenang, teduh dan ramah;

ii. Pikiran positif sehingga tenang;

iii. Dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang sering menyerang orang yang tidak baik;

iv. Percaya diri ketika berjumpa dengan siapa pun karena tidak ada rasa bersalah, siap memaafkan orang lain dll;

v.  Tidur nyenyak, bangun dan juga bekerja dengan tenang;

vi. Mampu mengendalikan indranya sehingga setiap perbuatannya sangat terkendali; 

vii. Perkataan penuh rasa sila, persahabatan dan menyejukkan orang-orang yang ditemuinya;

viii. Berasa aman di mana pun karena berasa bersahabat dengan siapa pun; 

ix. Ramah kepada siapa pun karena tahu keramahan adalah salah satu kebajikan dan berkah utama; 

x. Dll.

II. Sehubungan dengan orang lain:

i. Pintu rumah dan kantor mereka terbuka bagi kita sehingga terbuka banyak peluang untuk berteman jangka panjang, berbisnis maupun berorganisasi bersama-sama; 

ii. Mereka menyapa kita dengan ramah ketika melihat kita; 

iii. Mereka siap menjamu kita dengan penuh percaya, hormat dan ramah-tamah; 

iv. Mereka merasa nyaman dan aman ketika berada di dekat kita dan ketika berbicara tentang apa pun; 

v. Siap membantu jika diperlukan; 

vi.Percaya pada perkataan, usul dan informasi lain dari kita; 

vii. Mereka senang membicarakan hal-hal yang baik tentang kita dengan teman dan relasi bisnis mereka sehingga nama kita harum di mana-mana; 

viii. Banyak anggota keluarga, tetangga dan teman kita mememiliki rasa hormat dan kagum pada kita; 

ix. Orangtua, saudara, saudari, anak, mantu, besan dan teman kita bangga ketika membicarakan kita; 

x. Jika berbisnis, banyak pabrik, supplier, agen, distributor dll percaya pada kita dan memberikan banyak kemudahan pembayaran, harga dll sehingga bisnis kita tumbuh dengan cepat dan sehat;

xi. Para pegawai akan rajin dan jujur pada kita karena kita adalah teladan mereka;

xii. Jika berorganisasi, banyak anggota yang lain percaya dan aman dengan kehadiran kita;

xiii. Di kampus, banyak orang siap menjadi sahabat; 

xiv. Mereka menganggap kita sebagai orang yang tindakannya sesuai dengan ucapannya; 

xv.  Nama harum dan tersebar ke mana-mana; 

xvi. Dan banyak lagi keuntungan lain.

III. Sehubungan dengan makhluk lain:

1. Binatang merasa nyaman dan aman ketika berjumpa dengan kita karena kita tidak mengancam     mereka; kita bahkan siap membantu mereka jika perlu;

2. Makhluk-makhluk lain yang baik akan suka berdekatan dengan kita dan bahkan siap menolong     ketika diperlukan.

IV. Ketika menjelang wafat

1. Pikiran tenang menjelang wafat sehingga dapat lahir kembali di alam bahagia, bahkan surga;

2. Pikiran yang penuh saddha, sila, caga dan panna itu akan terbawa ke alam yang baru sehingga  menjadi warga baru yang terhormat di mana pun.

C. Bagi Dhamma

1. Semakin banyak orang menjadi Buddhis yang baik; 

2. Dhamma dihargai oleh golongan lain

D. Cara mantap untuk menjadi Sotapanna (makhluk suci tingkat pertama) 

1. Karena ke-4 ciri kalyanamitta di atas, jika saddha dominan, dapat menjadi saddhanusarin (cula sotapanna atau sotapanna kecil); 

2. Jika panna dominan, dapat menjadi dhammnusarin (cula sotapanna atau sotapanna kecil) 

3. Jika tidak mencapai tingkat kesucian yang lebih tinggi, cula sotapanna akan menjadi sotapanna penuh menjelang wafat; 

4. Sotapanna selamat dari kelahiran kembali di alam-alam rendah (neraka, binatang, peta, asura) dan pasti menuju Nibbana paling banyak sesudah 7 kelahiran kembali; 

5. Jika lahir kembali di alam manusia, akan ada di keluarga yang luhur dan terhormat; jika di surga, akan menjadi dewa atau dewi yang berkedudukan tinggi.

Semoga bermanfaat. Silakan share dengan semua teman.