Thursday, April 30, 2026
Home Blog Page 20

Pertama di Dunia: Anak-Anak Dari Tiga Orangtua Genetik

0

Setiap tahun sekitar 100 orang anak di Inggris Raya lahir dengan salah satu bentuk penyakit mitokondria. Kondisi-kondisi itu, yang berkisar dari ketulian sampai penyakit jantung dan kerusakan-kerusakan pada otak, sering menimbulkan kematian. Pada tahun 2016, sebuah pengobatan akan semakin dekat. Inggris Raya akan menjadi negeri pertama yang mengizinkan bayi-bayi terlahir dengan dengan menggunakan sumbangan mitokondria sehingga akan menciptakan anak-anak dengan gen dari tiga orang, bukan dua. Hal itu akan mengilhami negeri-negeri lain untuk mengikutinya.

            Mitokondria adalah onggokan-onggokan tenaga yang memberikan energi ke sel-sel. Mitokondria berada di wilayah sel yang ada di luar intinya dan memiliki genom-genom tersendiri, yang diturunkan melalui garis ibu. Sekitar 2.500 orang wanita di Inggris Raya memiliki mitokondria dengan mutasi-mutasi (peristiwa yang mengubah struktur genetic) yang dapat secara negatif mempengaruhi anak-anak mereka. Pada saat ini diagnosa genetik dapat menguji embrio-embrio untuk mengetahui hal-hal itu. Tetapi, penyaringan seperti itu (yang memungkinkan pemilihan embrio-embrio yang bebas dari penyakit) benar-benar tepat hasil hanya di kasus-kasus tertentu.

            Sebaliknya,  sumbangan mitokondria adalah salah satu pengobatan yang seketika. Prosedur  yang paling mungkin memerlukan pengambilan inti dari sebuah telur yang berasal dari sepasang orangtua melalui in-vitro fertilization (IVF; pembuahan di tabung uji atau di tempat lain di luar tubuh) dengan memasukkannya ke dalam sebuah telur dari seorang donor yang punya mitokondria sehat yang intinya telah dikeluarkan. Kemudian, embrio itu akan mewarisi gen-gen dari tiga orang yang berbeda walaupun sumbangan dari orang yang ketiga itu sederhana: Mitokondria berisi hanya 37 dari sekitar 20.000 buah gen yang membentuk seorang manusia. DNA inti, yang menyediakan 99,8% lainnya, tidak akan berubah selama proses tersebut sehingga ciri-ciri yang diwarisi seperti warna mata, kecenderungan untuk menjadi botak dan kebiasaan-kebiasaan khusus dalam tingkah laku seseorang, akan masih berasal dari dua orangtua.

            Beberapa pihak menentang prosedur itu atas dasar keagamaan atau etika. Beberapa pihak khawatir bahwa bayi-bayi yang dilahirkan lewat cara itu akan menjadi mandul. Pihak-pihak yang lain tidak menyukai gagasan tentang “bayi-bayi yang berasal dari tiga orangtua” sebagaimana media telah menjuluki mereka, atau mendebat bahwa karena mitokondria diturunkan melalui telur, setiap anak perempuan yang lahir dari proses itu akan meneruskan gen-gen yang telah diubah itu kepada anak-anak mereka. Pihak yang ditentang akan mungkin menimbulkan percekcokan selama prosedur-prosedur yang pertama berjalan terus.

            Tetapi, pada 2016 hukum akan mendukung para ilmuwan yang bersangkutan karena perundang-undangan yang disahkan pada 2015. Begitu klinik-klinik memenuhi persyaratan perizinan, kehamilan-kehamilan yang pertama akan mulai pada 2016. Doug Turnbull dari Universitas Newcastle, yang memimpin penelitian di atas selama ini, menduga bahwa sekitar 10 atau 20 orang wanita akan mendapatkan prosedur itu pertama kali, terutama jika prosedur itu ditawarkan di Dinas Kesehatan Nasional. Tetapi, beberapa orang wanita mungkin juga berasal dari luar negeri untuk mendapatkannya dan para ilmuwan di Amerika, Australia dan tempat lainnya akan menyaksikannya. Benar-benar sebagaimana IVF telah menyebar ke seluruh dunia, sumbangan mitokondria pun akan demikian.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Baby leaps into a Brave New World oleh Emma Hogan, koresponden Inggeris Raya untuk The Economist 2016 issue

Syair & Kisah Dhammapada 240: Kisah Thera Tissa

0

(lahir kembali sebagai kutu dan karena marah akan masuk neraka kalau tidak karena YMS Buddha)

Ketika berdiam di Vihara Jetavana (Hutan Bambu), YMS Buddha mengucapkan Syair 240 (dari buku ini) berkenaan dengan Thera Tissa.

Suatu ketika ada seorang thera yang bernama Tissa di Savatthi. Suatu hari ia menerima seperangkat jubah yang bagus dan sangat senang. Ia ingin mengenakannya pada esok harinya. Tetapi, pada malam itu juga ia meninggal dunia dan karena pikirannya melekat pada jubah itu, ia lahir kembali sebagai kutu dan hidup di dalam lipatan-lipatan jubah itu. Karena tidak ada seorang pun yang mewarisi hartanya, diputuskan bahwa jubah tersebut sebaiknya dibagi di antara para bhikkhu yang lain. Ketika para bhikkhu sedang bersiap-siap untuk membagi rata jubah itu di antara mereka, kutu itu sangat marah dan berteriak keras,” Mereka sedang merusakkan jubahku!” Teriakan itu didengar oleh YMS Buddha dengan kuping dewa-Nya. Karena itu, beliau mengirim seseorang untuk menghentikan para bhikkhu itu dan memerintahkan mereka menangani jubah itu hanya setelah lewatnya 7 hari. Pada hari ke-8,  para bhikkhu berbagi rata  jubah  milik Thera Tissa tersebut.

Kemudian, YMS Buddha di Tanya oleh para bhikkhu mengapa beliau   memberitahu mereka  agar menunggu 7 hari sebelum berbagi rata jubah TheraTissa. Kepada mereka YMS Buddha menjawab, ”Anak-anakku, Tissa telah menjadikan pikirannya melekat pada jubah itu pada saat ia meninggal dunia. Karena itu, ia dilahirkan kembali sebagai seekor kutu dan tinggal di dalam lipatan-lipatan jubah itu. Ketika kalian semua sedang bersiap-siap berbagi rata jubah itu, Tissa, si kutu, sangat menderita dan berlari-larian di dalam lipatan-lipatan jubahitu. Jika kalian telah mengambil jubah itu pada saat tersebut, Tissa, si kutu, akan berasa sangat marah terhadap kalian dan ia akan harus masuk neraka. Tetapi, sekarang Tissa telah dilahirkan kembali di Surga Tusita dan itulah sebabnya aku telah mengijinkan kalian mengambil jubah itu. Para bhikkhu, sesungguhnya kemelekatan sangat berbahaya;  seperti karat menggerogoti besi tempatnya berasal, demikian juga kemelekatan akan menghancurkan seseorang dan mengirimkannya ke neraka. Bhikkhu sebaiknya tidak terlalu terlena dalam pemakaian keempat kebutuhan atau sangat melekat padanya.”

Kemudian, YMS Buddha mengucapkan syair sebagai berikut:
Sebagaimana karat terbentuk dari besi dan menggerogoti besi itu, demikian juga, perbuatan jahat akan menyebabkan pelakunya masuk ke alam rendah (duggati).”

(Diterjemahkan oleh Tjan Sie Tek, M.Sc., Penerjemah Resmi & Bersumpah, dari The Dhammapada Verses and Stories, terjemahan Daw Mya Tin, M.A., yang disunting oleh Komite Penyuntingan Persatuan Tipitaka Myanmar, Rangoon, Myanmar, 1986)

Salah Satu Kunci Sukses Denmark Adalah Guru yang Humanis

0

Denmark adalah salah satu negeri paling makmur di dunia (GDP per kapita: USD 53.417 pada 2016: Indonesia: USD 3.800) dan dengan tingkat korupsi paling rendah di antara 176 buah negeri, dengan angka 90, alias paling bersih di antara 176 negeri tersebut (angka 100 berarti nol korupsi dan angka nol berarti 100% korupsi),  menurut Indeks Persepsi Korupsi tahun 2016 yang diterbitkan oleh Transparency International.

Sebagai perbandingan, pada tahun yang sama, Finlandia berperingkat 2 dengan angka 89 dan Inggeris Raya berperingkat 10 dengan angka 80. Untuk peringkat selengkapnya, silakan kunjungi www.transparency.org/cpl.

Sebagian Faktor Sukses Denmark
Saya mulai kenal langsung dengan beberapa keluarga, eksekutif bisnis maupun pejabat dari Skandinavia: Denmark, Norwegia, Finlandia dan Swedia, sekitar tahun 1986, atau 32 tahun lalu.

Cerita mereka yang dari Denmark:
Mayoritas guru dan dosen adalah orang-orang yang bercita-cita menjadi pendidik dengan passion (perasaan atau keinginan yang kuat) sehingga berperan sangat penting dalam menjadikan Denmark yang saat ini dikenal sebagai bangsa yang humanis, jujur, bersih, dan ber-etos kerja yang mengagumkan.

Menurut hasil penilitian Hans Dorf, Nick Pratt & Ulrike Hohmann (Compare: a Journal of Comparative and International Education, Volume 44, 2014, Issue 2: 566-586), para guru di Denmark mengutamakan wacana humanis yang demokratis sedangkan guru di Inggeris lebih menekankan keterampilan terapan.

Hasil penelitian oleh Erik Mygrind & Thomas B. Randrup (International Journal of Primary, Elementary and Early Years Education, Volume 37, 2009, Issue 1: 29-44) menunjukkan bahwa  pada dekade belakangan ini semakin banyak sekolah di Denmark menerapkan metode pendidikan “hari belajar di luar ruang” yang dimotori oleh gerakan akar rumput para guru yang berbakti. Metode pendidikan itu, yang disebut sebagai udeskole dalam bahasa Denmark, mewajibkan pendidikan di luar ruang dan pembelajaran yang menekankan pengalaman, sekali per minggu atau per dua minggu,  bagi anak-anak didik yang berusia 7-16 tahun.

Sebagai perbandingan, anak-anak sekolah di Finlandia tidak diberi PR.
Prestasi Anak-anak Sekolah Denmark Usia 15 tahun di Uji PISA (Sains, Baca dan Matematika):
2003: Finlandia: 1; Denmark: 13; Indonesia: 40
2006: Finlandia: 1; Inggeris Raya: 14; Denmark: 24; Indonesia: 51
2012: Finlandia: 12; Denmark: 22; Inggeris Raya: 26; Indonesia: 68
2015: 1. Singapura; 2. Jepang; 3. Estonia, 4 China Taipei, 5. Finlandia, 6.  Makao China; 7. Kanada; 8. Vietnam, 9. Hong Kong China, 10. B-S-J-G  China; 11. Korea Selatan; 12. Selandia Baru, 13. Slovenia, 14. Australia, 15. Inggeris, 16. Jerman, 20-21. Belgia dan Denmark, 25. Amerika Serikat; 62. Indonesia. (PISA 2015 Results in Focus)

Silakan share dengan semua teman. Semoga bermanfaat.

Daftar DER Perusahaan-Perusahaan Tbk Penopang Utama IHSG di Berbagai Bidang yang di Bawah 4 per 30 Juni 2015

0

Oleh Tjan Sie Tek, M.Sc., Penasihat Investasi dan Analis Pasar Modal.
Ijin OJK No. 001/PM/PI/2003

Daftar DER sejumlah Perusahaan Penopang Utama IHSG per 30 Juni 2015:

Catatan:
1.    Daftar di atas tidak mencantumkan utang valas perusahaan, jika ada.
2.    DER sesudah 30 Juni 2015 bisa turun atau naik, bergantung pada laba/rugi bersih dan kurs tukar utang valas perusahaan, jika ada, atau penambahan modal melalui rights issue, ESOP dll.
3.    Angka-angka di atas berasal dari www.idx.co.id yang di-download pada 25 September 2015.Utang yang berbunga (debt) mempunyai dua kemungkinan: membantu perusahaan dalam menambah laba ketika keadaan ekonomi makro dan/atau perusahaan sedang membaik tetapi biasanya akan menjadi beban jika kondisi ekonomi makro dan/atau perusahaan sedang menurun. Di Indonesia, beban akan bertambah besar jika utang tersebut ada dalam bentuk valuta asing yang nilainya sedang naik terhadap rupiah sedangkan sebagain besar atau seluruh pendapatan perusahaan dalam rupiah.
4. Karena hal-hal di atas, secara teorits, perusahaan mapan yang dikelola oleh pemiliknya cenderung menjaga DERnya agar rendah karena ingin ketenangan pikiran. Jika perusahaan tersebut dikelola oleh orang lain, pemiliknya biasanya membolehkan atau bahkan minta direksinya berutang supaya lebih agresif.

Kesimpulan:
1.    Dari daftar di atas, saham-saham penopang utama IHSG tersebut terlihat menjaga DER masing-masing.
2.     DER 2 anak usaha ASII: AALI dan UNTR di bawah 1. DER ASII sendiri di atas 1 pada 2011-2013 dan mulai turun menjadi di bawah 1 per 31 Desember 2014.
3.    DER INTP dan KLBF paling rendah dan stabil sejak 31 Desember 2011.
4.    DER yang tinggi biasanya menunjukkan bahwa perusahaan sedang terus tumbuh. Jika utang valasnya besar sekali, DERnya juga bisa bertambah besar jika kurs valas yang bersangkutan naik tinggi.
5.   Perjanjian pinjaman dengan bank, penerbitan surat utang misalnya obligasi, MTN, biasanya mencantumkan persyaratan atau janji negatif (negative covenant) yaitu perusahaan yang bersangkutan wajib menjaga tingkat DER-nya, misalnya maksimal 2,5. Jika suatu ketika tingkat tersebut dilampaui, utang tersebut bisa menjadi jatuh tempo dan harus dibayar lunas dengan seketika, atau perusahaan harus tambah modal, menurunkan utang, menjual aset untuk membayar utang dll sesuai dengan perjanjian yang bersangkutan. Karena itu salah satu risiko memegang saham perusahaan tersebut adalah dilanggarnya negative covenant oleh perusahaan.

Sumber: idx.co.id

CPO & Turunannya Adalah Industri Kini & Masa Depan Indonesia

1

Kita perlu bangga bahwa sudah beberapa tahun ini Indonesia adalah penghasil dan eksportir terbesar CPO di dunia. CPO adalah penghasil besar devisa kita (sekitar USD 18 miliar pada 2014). Saat ini harga CPO lumayan (sekitar USD 660/ton). Perkebunan sawit yang besar dan punya pabrik CPO masih bisa untung karena biaya produksinya di bawah USD 350/ton CPO. Tetapi, para petani kecil, terutama yang nonplasma, tidak mendapatkan harga yang cukup untuk memelihara pohon sawit mereka (min. Rp 1.250 per kg). Jika keadaan ini berlanjut sd akhir tahun ini, dikhawatirkan banyak petani sawit akan ganti usaha dan kedudukan kita sebagai eksportir CPO terbesar di dunia akan terancam. Inilah saatnya untuk pemerintah hadir, terutama melalui pembelian lebih banyak CPO untuk pembuatan biosolar (B15 & B20).

Energi Alkohol/hal dari Kebun Sawit 2 kali Energi Alkohol/ha Kebun Tebu, 10 kali Kedelai/ha

Pada 1983 James A. Duke, Ph.D., salah seorang profesional terkenal di Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), ditugaskan oleh Pusat Energi Pertanian Bagian Utara USDA untuk menyusun laporan perbandingan yang netral tentang 200 jenis tanaman penghasil energy terbarukan yang tumbuh di negeri-negeri berkembang (CRC Handbook of Agricultural Energy Potential of Developing Countries, 1987). Di buku Secrets of the Soil (1998), dia memuji kelapa sawit sebagai salah satu sumber energy terbarukan organic yang paling produktif.  Berdasarkan produksi /ha, salah satu varitasnya dapat menghasilkan  energy alcohol sebanyak 2 kali energy  yang dihasilkan pohon tebu, atau 10 kali energi yang dihasilkan oleh kedelai. Sawit dapat tumbuh di tanah terdegradasi, tadah hujan, rawa dsb yang biasanya sulit ditumbuhi oleh tanaman ekonomi lainnya. Juga kebal terhadap air asin walaupun terkena pasang surut 2 kali sehari.

10 juta ha Kebun Sawit menyerap 250 juta ton CO2/tahun

Selain itu, untuk melakukan fotosintesa, pohon sawit dapat menyerap 25 metrik ton CO2 /ha/ tahun sehingga 10 juta ha kebun sawit akan menyerap 250 juta MT CO2/tahun dari udara sekitarnya, kontribusi luar biasa besar dalam penyerapan CO2 untuk memenuhi komitmen Indonesia dalam mengurangi pemanasan sedunia. Proses fotosintesa juga diketahui menghasilkan produk tambahan berupa  O2 yang menyejukkan lingkungan.

Tingkatkan Produksi TBS Sawit dengan Teknologi yang ramah lingkungan

Untuk meningkatkan produksi TBS sawit per ha secara intensif dan berkelanjutan, penting sekali memakai teknologi yang ramah lingkungan, misalnya dengan menyuburkan atau menyehatkan tanahnya secara alami sehingga produksi bisa naik sd 40%. Tanah yang subur dan sehat membantu menyerap banyak air hujan, mengurangi erosi dan pencucian (leaching), menurunkan suhu udara dan mencegah kebakaran. Pohon-pohon yang tumbuh di atasnya lebih tahan terhadap musim panas. Teknologi ini sudah lama tersedia di mana-mana di negeri kita.

Semoga bermanfaat.

Mengenal Type 055, Kapal Pemusnah Siluman Milik AL China yang Terbesar di Asia dan Tercanggih di Dunia

0

Bobot & Ukuran

Type 055 berbobot penuh sd 13.000 DWT dan berukuran panjang lebih dari 180 m serta lebar 20 m. Sebagai perbandingan, kapal perusak AL AS jenis Arleigh Burke (AB) Flight III memiliki bobot penuh sekitar 9.800 ton, panjang sekitar 155 m dan lebar 20 m. AB Flight III adalah kelas kapal pemusna AL AS yang paling canggih. AL AS memiliki sekitar 66 buah AB, dengan 30 buah di antaranya berpangkalan di Pasifik Bagian Barat, di bawah Armada Ke-7 AL AS. AL AS berencana memiliki 82 buah kelas atau jenis AB per Juli 2018.

Kapal pertama diluncurkan pada pada 28 Juni 2017 di Shanghai

Sampai saat ini sudah 4 buah Type 055 diluncurkan dan sedang menjalani segala macam uji coba sebelum dimasukkan ke dalam gugus tempur kapal induk AL China.

Sebagai perbandingan, AL Amerika Serikat memiliki Zumwalt, dengan bobot sekitar 15.000 DWT. Menurut koran online AS The National Interest pada 6 Juli 2018, kapal pemusna Type 055 itu adalah kapal perang di permukaan laut yang terbesar di dunia karena Zumwalt sesungguhnya adalah kapal penjelajah yang khusus untuk serangan darat/pantai. Hanya 3 buah Zumwalt yang akan diproduksi.

Empat  buah lagi Type 055 sedang dibangun di Shanghai dan Dalian. Jika Angkatan Laut China puas dengan kinerjanya, 24 buah Type 055, dalam berbagai varian, akan dibuat, sama dengan jumlah produksi kapal perusak Type 52D yang sudah terkenal (dengan bobot sekitar 7.000 ton). Mengingat kebutuhan sistem pencegat rudal balistik nuklir lawan, jumlah itu bisa bertambah menjadi 60 buah sebelum adanya kapal perang lain milik China yang lebih canggih dan garang di masa 5-10 tahun ke depan. Zumwalt, Type 52D dan Type 055 sama-sama dirancang sebagai kapal siluman.

Harga

Harga Type 055, sekitar USD 900 juta, atau sekitar 26,4% (sekitar 1/4) dari harga Zumwalt, kapal penjelajah milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) yang khusus untuk serangan ke darat secara siluman (stealthy, atau low-observability, atau keterlihatan sedikit). Selama tahun anggaran 2011-2012 kapal pemusna AL AS kelas AB berharga USD 1,843 miliar, atau sedikit di atas 2 kali harga Type 055.

 AL Indonesia (TNI AL) sebaiknya mencoba membeli 2 buah Type 055 untuk menggentarkan negeri-negeri tetangga, termasuk Australia.

Siluman (stealthy), atau Low Observability (Keterlihatan Sedikit)

Type 055 dirancang sebagai kapal perang yang sulit diketahui/dideteksi oleh radar biasa karena bersifat low-observable, yaitu hanya terlihat sedikit di layar radar. Akibatnya, sebuah pesawat terbang musuh harus mendekatinya agar pilotnya dapat melihatnya secara lebih jelas. Sebaliknya, kapal Type 055 dapat mendekati sasaran-sasarannya secara jauh lebih dekat tanpa terlihat. Sebagai perbandingan, Zumwalt akan terlihat sebagai perahu kecil di layar radar biasa.

Catatan: Radar-radar dengan teknologi kuantum dan radiasi terahertz milik China dapat melihat/mengetahui Zumwalt maupun pesawat tempur siluman jenis F 35 Lightning dan F22 Raptor milik Al maupun AU AS secara sangat nyata dan bahkan mengetahui bahan-bahan komposit maupun lapisan pelindung anti-radar mereka masing-masingSaat ini radar kuantum China dapat berbuat demikian dari jarak sekitar 100 km. China sedang mengembangkannya terus sehingga akan dapat berbuat demikian dari jarak sekitar 400 km. Radar jenis radiasi terahertz China, yang dapat melihat sasaran-sasarannya yang tertutup asap, kabut maupun dalam cahaya redup, pun sedang dikembangkan sedemikian rupa. Lihat Radar Radiasi Terahertz China

Persenjataan Type 055

Type 055 diketahui memiliki 112 buah VLS (Sistem Peluncur secara Vertikal) untuk rudal anti-kapal, anti-pesawat, anti-rudal dll secara vertikal. VLS itu bersifat universal (umum) dan dapat meluncurkan 10 macam rudal. Setiap VLS berisi 4 buah tabung peluncur rudal. Tabung-tabung peluncur rudal yang ada di VLS-VLS Type 055 itu berdiameter lebih besar (sekitar 90 cm) dan berukuran 9,5 m, lebih panjang daripada tabung-tabung peluncur yang ada di VLS lain mana pun yang ada di kapal perang sedunia, yang mencakup kapal perusak jenis Arleigh Burke, milik AL AS. Karena itu, VLS-VLS Type 055 itu membawa rudal-rudal yang lebih besar dan panjang daripada rudal-rudal mana pun yang ada di kapal perang lain dunia.

Menurut www.naval-technology.com: Type 055 Class Destroyers, kapal pemusna itu bisa dipakai dalam pertahanan udara secara jarak jauh, perang laut jarak jauh, perang lawan pesawat tempur secara jarak jauh, perang lawan kapal selam secara jarak jauh, perang elektronik, menyerang wilayah darat musuh secara jarak jauh, pengawalan kapal induk, patroli jarak jauh dan misi mata-mata.

Sejumlah analis asing yang lain menduga bahwa kapal pemusna itu (akan) juga dilengkapi rudal HQ-26 yang anti-satelit, rudal pencegat rudal balistik dan rudal jelajah yang berjangkauan sekitar 3.400 km. Rudal ini sudah dicoba dengan sukses pada 6 Agustus 2018 (SCMP, 8 Agustus 2018). Karena itu, kapal pemusna itu akan menjadi bagian dari sistem rudal China yang berpangkalan di laut untuk mencegat rudal balistik nuklir, menembak satelit dll. 

Beberapa orang analis militer AS maupun yang lain menulis di berbagai media umum (misalnya di majalah Forbes edisi 1 Juli 2017), militer dan teknologi militer bahwa kemampuan kapal-kapal pemusna/penjelajah AS yang besar dan terkenal, yaitu kelas Arleigh Burke (Flight I-III) dan Ticonderoga bukan tandingan Type 055, terutama daya jangkau rudal dari kapal ke udara dan yang dari kapal ke kapalnya yang sekitar 2 sampai 2,5 x  daya jangkau kapal-kapal AS itu saat. Kemampuan Type 055 akan semakin hebat ketika mulai beroperasi dengan dukungan pesawat-pesawat pengintai dan AWACS (pesawat peringatan dini), misalnya type KJ 6000 yang berpangkalan di kapal induk China generasi 001 dan yang berikutnya, apalagi yang bertenaga nuklir dan berpelontar untuk pesawat terbang. Dengan demikian, daya jangkau dan lacak rudal-rudal jenis HHQ-9 (anti pesawat tempur/pembom/AWACS) sampai 200 km secara miring dan YJ-18 (anti kapal perang) yang bisa berkisar 400 km-550 km, atau sekitar jarak Jakarta-Yogyakarta dan hampir 80% jarak  Jakarta-Surabaya. Jadi, luas bidang yang diancamnya adalah sekitar 1.000.000 kilometer persegi (km2)!!! Sebagai perbandingan, luas daratan Indonesia sekitar 1,9 juta km2 dan luas laut sekitar 3,5 juta km2. Sebagai perbandingan, Flight I dan sebelum Flight IIA kapal pemusna AL AS jenis AB dilengkapi peluncur-peluncur varian rudal anti kapal Tomahawk dengan daya jangkau  sedikit di atas 119 km untuk peperangan melawan kapal-kapal permukaan musuh. Flight-flight seterusnya AB dilengkapi rudal-rudal SM yang berdaya jangkau dan rusak lebih rendah.

Rudal HHQ-9 China juga punya versi anti-rudal balistik dan anti satelit di orbit rendah, HQ-19 (versi pangkalan darat) dan versi HHQ-19 untuk dipasang di kapal laut, misalnya di Type 055. Tim pengembangannya dipimpin oleh Prof. Zhou Jun. 

Kapal pemusna Type 055 itu juga berisi rudal CJ-10 untuk serangan ke darat, yang juga bisa membawa bom nuklir!!! Jadi, dia adalah kapal perang permukaan laut  pertama milik China yang punya kemampuan tersebut. Sebagai tambahan, kapal-kapal selam nuklirnya sudah lama punya kemampuan tersebut.

Selain itu, Type 055 juga berfungsi sebagai kapal komando dan koordinator armada perang laut dan perang udara di laut yang tersendiri karena memiliki kemampuan kerja sama, integrasi dan distribusi informasi elektronik yang canggih, yang sebagiannya disumbangkan oleh kemajuan industri elektronik komersil China. Dengan berbagai macam persenjataannya itu, dia juga bisa beroperasi sendirian secara jarak jauh sehingga militer AS menggolongkannya sebagai kapal perang jelajah (cruiser), misalnya untuk menyerang sebuah kota atau negeri asing. Radar-radarnya sangat canggih dan dapat menjangkau jarak 4.000 km!!!

Tenaga Penggerak

Type 055 memiliki 4 buah mesin turbin gas jenis COGAG yang masing-masing bertenaga dorong 38.000 HP, atau 28 MW, sehingga tenaga penggeraknya berjumlah 156.000 HP, atau 112 MW, sehingga mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot per jam, atau 56 km/jam.. Dengan tenaga sebesar itu, Type 055 bisa dilengkapi segala macam senjata berat mengerikan yang butuh banyak tenaga listrik, misalnya laser dengan energi terarah. Flight III Arleigh Burke (AB) hanya memiliki 4 buah turbin gas yang masing-masing berdaya 26.250 HP, atau 19,57 MW, sehingga tenaga penggeraknya berjumlah 105.000 HP, atau 78 MW saja; kecepatannya sama seperti Type 055. 

Kemampuan untuk Peningkatan Mutu (Upgradability)

Karena berukuran dan bertenaga besar sekali, Type 055 bisa diupgrade dengan berbagai persenjataan berat, yang mencakup segala macam sensor lebih canggih di masa depan dan meriam rel (yang perlu tenaga minimum 1 MW). (IST, sebagian dari kompasiana.com/tjansietek)

China Kembangkan Lagi Radar Anti Pesawat Siluman

0

Sekitar 2 tahun lalu dunia militer digemparkan oleh radar baru China yang anti pesawat siluman dengan teknologi kuantum sehingga pesawat siluman yang canggih sekalipun, misalnya F 35 dan F 22 raptor AS, menjadi kuno.

Kembangan baru: radar dengan radiasi terahertz  

Pada 18 Maret 2019, Global Times memberitakan bahwa perusahaan-perusahaan senjata China baru-baru ini membuat banyak system radar radiasi terahertz (THz; 1 triliun siklus per detik)dengan teknologi yang dipandang oleh para ahli sebagai salah satu alat pengintaian udara ke darat yang efisien dan juga calon penantang pesawat siluman.

Sebuah purbarupa (prototipe) radar radiasi terahertz telah dengan sukses dikembangkan oleh sebuah tim China Electronics Technology Group Corp (CETC) yang dipimpin oleh Li Yuanji dan sebuah prototype generasi kedua sudah dalam pengembangan, Televisi Pusat China (CCTV) melaporkan pada hari Minggu, dengan mengutip sebuah pernyataan yang disiarkan oleh CETC.
Pengembangan radar itu adalah salah satu tantangan global, menurut pernyataan tersebut.
Laporan CCTV berbunyi bahwa radiasi terahertz memiliki panjang-panjang gelombang di antara panjang sinar infra merah dan gelombang mikro, yang merupakan spectrum luas yang akan menjadikan kuno teknologi-teknologi siluman (stealth, atau low-observability, atau keterlihatan sedikit) yang ada sehingga radar itu dapat mengetahui/melihat pesawat siluman.

Pesawat siluman biasanya memakai bahan-bahan komposit dan lapisan penyerap gelombang radar sehingga radar yang biasa tidak dapat dengan tepat-hasil mengetahui pesawat-pesawat itu, kata Wei Dongxu, seorang analis militer yang berkedudukan di Beijing, kepada Global Times Senin, 18 Maret 2019.

Sebaliknya, radar radiasi terahertz dapat menembus bahan-bahan itu dan memaparkan komponen-komponen logam pesawat-pesawat itu sehingga menguak penutupnya. Dia juga berkomentar bahwa radar itu dapat juga dengan jelas menjejaki garis besar sebuah benda sehingga menjadikan radar itu bahkan memberitahu kita apa jenis benda itu.

Para ahli berkata bahwa radiasi terahertz menjadi lemah secara sangat cepat di udara yang berarti bahwa kisaran tepat hasil radar itu mungkin rendah dan tidak cukup untuk mengetahui sebuah jet tempur siluman yang canggih pada waktunya sebelum pesawat itu menyerang dari luar kisaran pandangan, kata Wei.

Walaupun aspek anti pesawat siluman teknologi itu masih perlu waktu untuk disempurnakan, teknologi itu dapat dipakai untuk pengintaian dari udara ke darat dengan amat efisien,

Kembangan lain: Radar Apertur Sintetis (SAR) video

Sebuah perusahaan lainnya, China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC) telah dengan sukses mengembangkan radar apertur sintetis (SAR) video radiasi terahertz China yang pertama, lapor koran Science and Technology Daily pada Desember 2018. (Radar apertur sintetis (SAR) adalah salah satu bentuk radar yang dipakai untuk membentuk gambar-gambar 2D atau rekonstruksi 3D benda-benda misalnya landskap. SAR memakai gerakan antenna radar di atas sebuah wilayah sasaran untuk memberikan resolusi ruang yang lebih halus daripada radar biasa yang melakukan pemindaian dengan cahaya).

Bisa lihat tembus asap, kabut dan cahaya yang redup
Radar CASIC itu juga memakai radiasi terahertz untuk melihat tembus lingkungan yang rumit misalnya asap, kabut, dan cahaya yang redup dan dapat dengan efisien mengetahui target-target pasukan infantri di darat yang dalam kamuflase maupun penyamaran, kata koran itu sambil mencatat bahwa radiasi itu memiliki kemampuan penembusan yang lebih kuat daripada alat-alat penglihatan lain yang memakai infra merah.

Sasaran tidak akan punya tempat untuk bersembunyi

Ketika diletakkan di sebuah pesawat terbang atau drone, radar itu akan memungkinkan operatornya dengan jelas melihat  keadaan-keadaan medan tempur dan mengirimkan serangan yang tepat terhadap sasaran yang sebenarnya secara lain akan sulit diketahui. (IST)

China, Pemimpin Keselamatan di Bidang Penerbangan Sedunia

0

Pemerintah China adalah  yang pertama di dunia dalam larangan terbang (grounding) pesawat Boeing 737 Max 8. Perusahaan-perusahaan penerbangan China memiliki total 96 buah pesawat jenis itu, nomor 1 terbanyak di dunia melebihi AS yang mengoperasikan 74 buah (www.cnbc.com, 13 Maret 2019). Jumlah keseluruhan pesawat Boeign 737 Max 8 adalah sekitar 350 dan jika ditambah dengan Boeign 737 Max 9 yang beroperasi di dunia: 371. (www.chicagotribune.com, 13 maret 2019).

Tindakan itu diambil kurang dari 20 jam setelah jatuhnya pesawat jenis itu yang diperasikan oleh Ethiopian Airlines, perusahaan penerbangan terbesar di Afrika. Sekarang puluhan negeri, Indonesia, Perancis, dan AS, sudah melarang terbang pesawat jenis itu.

China memiliki sejumlah perusahaan angkutan udara (airline) yang paling aman di dunia

Menurut The New York Times, 15 Maret 2019, grounding dilakukan sebagai tindakan jaga-jaga dan merupakan tanda komitmen China terhadap keselamatan.

Sekitar 25-30 tahun lalu, bisnis penerbangan di China terkenal penuh risiko kecelakaan sehingga menjadi kelas paria (paling rendah) di dunia.

Sekarang keadaan telah berubah total: China memiliki sejumlah perusahaan penerbangan yang paling aman di dunia, di antaranya China Southern Airlines (terbesar di Asia dalam jumlah pesawat terbang), China Eastern Airlines.

Pemerintah China menggandakan langkah-langkah agar penerbangan selalu selamat

China, yang ekonomi, teknologi, militer dllnya sedang terus tumbuh, melipatgandakan langkah-langkah untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Contoh: walaupun cuaca sedang baik, kadang-kadang operator bandara China tidak mengijinkan pesawat tinggal landas (take off) atau mendarat (landing) secara bergantian secepat yang kita alami jika terbang di Barat.  Ketika topan atau badai diperkirakan mengancam penerbangan, operator bandara semakin menjauhkan jarak take off dan landing. Juga, kadang-kadang pengendali lalu-lintas udara memberitahu para pilot untuk mendarat di bandara lain. Akibatnya, sering terjadi penundaan (delay) take off maupun landing pesawat, yang diberitakan oleh media massa di sana.

Namun, langkah-langkah itu terbukti telah menjaga para penumpang dll tetap selamat sampai di tujuan masing-masing.

Salah satu hasil nyatanya, selama 2018, ada 148 juta orang China melancong ke luar negeri, dengan Vietnam, Thailand dan Jepang sebagai tiga negeri wisata tujuan utama. Sebaliknya, ada sekitar 140 juta orang turis asing, terutama dari Myanmar, Vietnam, dan Korea Selatan, melancong atau pergi dengan tujuan lain ke China selama tahun 2018 dan membelanjakan sekitar USD 140 miliar. (Shanghai Daily, 19 Maret 2019)

Hasil-hasil lainnya:

1. Semakin banyak orang China memilih perjalanan udara. Contoh: www.statista.com, mencatat bahwa selama tahun 2017, ada 551,56 juta orang China bepergian lewat udara di dalam maupun ke luarga negeri China. Itu merupakan kenaikan sebesar 183% dari angka tahun 2008. Untuk tahun 2018, diperkirakan di atas 600 juta orang. Catatan: menurut data Sabre Market Intelligence, jumlah penumpang tahun 2017 adalah 589 juta orang (sumber: Routes Online, 23 Agustus 2018).

2. China Southern mengangkut lebih dari 126 juta orang penumpang selama 2017 saja (www.csair.com). China Eastern mengangkut lebih dari 100 juta orang penumpang selama tahun yang sama (www.ceair.com).

3. China adalah pasar penyerahan pesawat jet niaga yang baru dalam jumlah terbanyak di dunia sejak 2005, mengalahkan pasar AS.

4. Boeing memperkirakan bahwa China akan menguasai hampir 20% dari total lalu-lintas udara sedunia, dibandingkan dengan 14% saat ini.

5. Boeing juga memperkirakan bahwa China akan butuh lebih dari 7.000 buah pesawat terbang yang baru sd tahun 2036, dengan sekitar 5.600 di antaranya merupakan pesawat jet yang baru jenis aisle (gang/jalan di antara tempat duduk penumpang) tunggal (single aisle; atau badan sempit). Nilai 7.000-an pesawat baru itu sekitar USD 1.1 triliun (Reuters, 13 Januari 2017). Angka itu setara dengan perkiraan GDP Indonesia untuk tahun 2019 ini.

6. ICAO (International Civil Aviation organization), badan khusus PBB yang mengoordinasikan peraturan-peraturan penerbangan sedunia, memilih Fang Liu, pejabat di badan pengatur penerbangan China dan juga ahli hukumm penerbangan, sebagai sekretaris jenderalnya untuk kali pertama dalam sejarah ICAO pada 2015, dengan masa jabatan 3 tahun. Tahun 2018,  Fang Liu diangkat kembali untuk masa jabatan keduanya.

7. Pada 2018, bagi perusahaan-perusahaan penerbangan China, penerbangan dari China ke Indonesia dan sebaliknya diperkirakan merupakan pasar penerbangan antar-bangsa dengan pertumbuhan yang paling tinggi.

8. Pada 2022, industry penerbangan China, yang saat ini terbesar kedua di dunia setelah AS, diperkirakan akan menjadi nomor satu di dunia, menggeser industri penerbangan AS, pada 2022, dua tahun lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelum-sebelumnya. (TST)

China dan Israel Kerja Sama Dalam Teknologi dan Inovasi

0

Kedua buah negeri sudah lama sekali punya hubungan dagang dll. Dalam sejarah China dan Israel tercatat bahwa selama Perang Dunia II, puluhan ribu orang Yahudi Jerman masuk ke konsulat dan kedutaan besar China di Jerman untuk menyelamatkan diri. Kedutaan besar China mengirimkan mereka ke China, terutama Kota Shanghai. Sebagian besar pergi ke Israel ketika ketika baru saja didirikan. Sebagian lainnya menetap di Shanghai.

Sekarang di Shanghai kita bisa temukan pemukiman Yahudi dan ribuan di antara mereka menjadi WN China.

Sejak sekitar 10 tahun lalu sejumlah perusahaan China membeli perusahaan-perusahaan teknologi tinggi Israel dan mendirikan pusat-pusat riset maupun cabang di sana. Hubungan itu semakin kuat. Contohnya, selama 2-5 Juli 2018, di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China Bagian Selatan,  diadakan Pertemuan Puncak Investasi China-Israel.

Lebih dari 2.000 buah perusahaan China dan Israel hadir di sana. Selain presentasi keliling (road show), ada sejumlah forum tentang aneka topic misalnya manufaktur cerdas, ekonomi digital, kota cerdas, biomedicine.

(cabang ilmu kedokteran yang menerapkan prinsip-prinsip biologi dan fisiologi pada praktik klinis; biomedicine terutama berlaku bagi biologi dan fisiologiilmu kedokteran yang mempelajari akibat-akibat tekanan lingkungan pada manusia, terutama sehubungan dengan penerbangan di luar angkasa; ilmu pengobatan herbal) dan hak kekayaan intelektual.

Sebuah paten untuk metode deteksi neuropati yang dipegang oleh Universitas Tel Aviv dilelang seharga CNY 330.000 (sekitar IDR 730 juta) selama acara itu.

Transaksi itu dibuat melalui Wahana Perdagangan IP Inovasi Teknologi China-Israel yang baru diluncurkan. Wahana itu, yang pertama jenisnya di China, bertujuan mempermudah pengalihan teknologi di antara kedua negeri. Keempat buah paten pertama yang diperdagangkan semuanya dipegang oleh Universitas Tel Aviv.

Israel adalah salah satu di antara partner perdagangan China yang utama di Timur Tengah sedangkan China adalah partner dagang terbesar Israel di Asia dan partner dagang Israel yang terbesar ketiga di dunia. Tahun 2017, volume dagang di antara kedua negeri itu mencapai USD 13.12 miliar, naik sebesar 15,6 persen secara tahun ke tahun.

China dan Israel mengumumkan sebuah kemitraan luas yang inovatif pada Maret 2017. Menteri Israel untuk Kerja Sama Wilayah Asia, Tzachi Hanegbi, berkata bahwa kedua negeri menganggap penting sekali inovasi teknologi.

“Saya berharap bahwa lebih banyak perusahaan Israel akan datang ke China untuk menemukan mitra di masa depan dan mencapai perkembangan yang saling menguntungkan dan win-win.”

Kerja sama China dan Israel dalam inovasi teknologi sangat saling melengkapi, kata Zhao Dongliang, direktur Taman Inovasi Changzhou Israel, zona experimental pertama untuk kerja sama inovasi yang dibentuk oleh kedua negeri.

China, Negeri Eksperimen Sejak Jaman Purba, Sekarang Dalam Bidang Teknologi, Perbankan, Pendidikan dll

0

China di Jaman Kuno

1. Seorang insinyur terkenal jaman China kuno, Lu Ban (507-440 SM), tercatat pernah membuat prototype layang-layang dengan bahan kayu dan dapat tetap di udara selama 3 hari. Dia juga menciptakan gerobak kuda kayu dll.

2. Tembok Besar China sudah dibangun sejak Sebelum Masehi, terutama pada masa Kaisar (Huangti) Qin Shi (abad ke-3 SM).  

3. Saluran besar China (China Grand Canal)

Bagian pertama Saluran Besar (Grand Canal) China, yang disebut sebagai Saluran Han Gou, dibangun oleh Kin Fuchai dari Kerajaan Wu pada sekitar tahun 480 SM. Saluran itu diperluas oleh Kaisar Yang dari Dinasti Sui secara besar-besaran sejak awal 600 dan selesai tahun 609, sepanjang sekitar 1.860 km,  menghubungkan Beijing ke Hangzhou, yaitu menghubungkan Sungai Huang He dan Yangzi, dan sampai sekarang masih dipakai. Diperkirakan 45.000 orang buruh purnawaktu dikaryakan untuk merawatnya. Saluran itu dipakai pada thaun 1400-an untuk mengangkut bahan pangan ke utara dengan memakai sekitar 11.000 buah tongkang!!!

Ketika pedagang Italia yang bernama Marco Polo mengunjungi China pada tahun 1271, ia mendapati China sebagai negeri yang jauh lebih maju secara teknologi daripada negeri mana pun di Eropa bagian barat pada saat itu.

China di Jaman Ini 

A. Bendungan & Pembangkit Listrik Raksasa Terbesar di Dunia

Bendungan dan Pembangkit Listrik Tiga Ngarai dibangun dengan biaya sekitar USD 25 miliar (Rp 330 triliun) dan sekarang adalah yang terbesar di dunia. Pembangkit itu berdaya terpasang 22.500 MW dan menghasilkan 98,8 TWh listrik/tahun, atau sekitar 56% dari total produksi listrik PLN pada tahun 2014, 175 TWh.

B. Industri perbankan dan keuangan lainnya

Sekitar tahun 2006, pemerintah China secara besar-besaran merestrukrisasi  industry perbankannya dengan menjual sebagian saham 4 bank BUMN terbesarnya kepada investor asing dan juga membolehkan mereka mengkaryakan direktur dan manajer asing.

Contoh:

1. Pada tahun 2006, Bank of America (sekarang Bank of America Merril Lynch)  dan Temasek membeli sekitar 20% saham kelas H China Construction Bank dan memasukkan 50 orang eksekutifnya ke dalam bank China tersebut.  Empat orang di antaranya, Gregory L. Curl, Yashiro Masamoto, Elaine La Roche, Lord Peter Levene, menjadi komisaris independennya (Laporan tahunan 2006 CCB). Per akhir tahun 2015, semua sudah mundur (Laporan tahunan 2015 CCB).

Pada 2013 Bank of America menjual semua sahamnya kepada Temasek. (Wall Street Journal, 3 September 2013).

Sekarang China Construction Bank adalah bank terbesar nomor dua di China dan juga di dunia dalam hal asset (USD 2,696 triliun). (China Banking Report 2015 SNL)

2. Pada 2006 American Express, Goldman Sachs Group dan Dresdner Bank  membeli sejumlah saham ICBC (A Dragon Stirs, The Economist, 12 October 2006). Karena berbagai alasan, ketiga bank tersebut telah menjual sahamnya masing-masing per tahun 2013.

Sekarang ICBC adalah bank terbesar di China dan  juga bank dengan aset (USD 3,319 triliun) dan laba yang terbesar di dunia. Saat ini ada satu orang Barat yang merupakan komisaris independennya, Sir Malcolm Christopher McCarthy (Laporan Tahunan 2015 ICBC).

3. HSBC Holdings, plc, mempunyai sekitar 19,9% saham Bank of Communications (Wall Street Journal, 3 September 2013), nomor 5 terbesar di China dengan asset USD 1 triliun per tahun 2014 (The China Banking Report 2015, SNL).

Per laporan tahunan 2015 Bank of Communications, HSBC Holdings, plc, memiliki sekitar 40,41% saham kelas H Bank of Communications. Peter Hugh Nolan adalah salah seorang komisaris independen Bank of Communications.

4. BBVA dari Spanyol memiliki 15% saham China Citic Bank, dengan asset USD 666,5 miliar, nomor 9 di China per akhir tahun 2014. (The China Banking Report 2015 SNL)

5. Saat ini, saat ini 4 orang direktur Bank of Beijing, China, adalah Ferdinand Jonkman (merangkap sebagai Wakil Kepala), Michael Ipson, Franciscus Rokers,  dan Bachar Samra.  Bank of Beijing adalah  bank BUMD yang go public di Bursa Saham Shanghai dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Kota Beijing. Bank itu  salah satu  di antara 100 bank terbesar di dunia, dengan asset USD 280 miliar (sekitar Rp 3.340 triliun), atau sekitar 4 kali total asset Bank Mandiri, yang merupakan bank dengan asset terbesar di Indonesia, per akhir tahun 2014. Sejak 2005, 19,9% saham Bank of Beijing adalah milik ING Group dari Belanda (Sumber: situs web Bank of Beijing Co. Ltd, dan Reuters)

6. Feagin, warganegara AS yang mantan eksekutif bank investasi Goldman Sachs, adalah kepala usaha internasional Ant Financial Services Group, perusahaan swasta tertutup dan teknologi keuangan yang terbesar di dunia, yang juga merupakan anak usaha Alibaba Group Holding, yang juga pemilik AliPay, system pembayaran online terbesar di China.

Ant Financial Services Group diperkirakan bernilai USD 60 miliar, setara dengan nilai saham American Express Co., atau perusahaan asuransi Chubb Ltd. (Sumber: Nikkei Asian Review, 1 November  2016).

C. Industri Otomotif

Great Wall Motors Co., Ltd., www.gwm-global.com, terdaftar di Bursa Saham Hong Kong dan Shanghai, adalah pabrik mobil SUV dan pickup yang terbesar di China. Per 30 September 2014, perusahaan itu memiliki asset sekitar Rp 108 triliun dan lebih dari 60.000 orang pegawai serta terkenal dengan merek Haval-nya, yang terjual sejumlah 680.000 buah antara Januari dan Oktober 2016 saja, sehingga mencaplok sekitar 10% pangsa pasar SUV di China. Haval dijual dengan berbagai model dan harga antara Rp 160 juta dan Rp 300 juta per unit.  

Pada 18 November 2016, perusahaan itu baru saja meluncurkan merek Wey untuk SUV kelas menengah-atasnya. Untuk kelas menengah, SUV tersebut dibandrol antara Rp 300 juta sd Rp 400 juta.

Sebagai salah satu eksperimen yang besar, perusahaan itu mengkaryakan Jens Steingraeber, yang sebelumnya bertanggung jawab untuk pengembangan Audi Q3, sebagai CEO merek tersebut. Pierre Leclercg, mantan perancang BMW X5 dan X6, akan menjabat sebagai kepala bagian perancangan. Uang sejumlah Rp 20 triliun telah dituang untuk riset dan pengembangan program Wey tersebut sejak dimulai pada 2012.

(Sumber: China Daily, 28 November 2016)

D. Pendidikan Tinggi

Eksperimen Dua Buah Universitas Paling Top se-China

1. Universitas Peking 

Walaupun di China banyak orang pintar, di Program MBA Guanghua School of Management, Universitas Peking, yang berdiri sejak tahun 1896,  para dosen asingnya antara lain adalah Jonathan Woetzel, Jeffrey Towson, John Holden, Giles W. Chance, Prof. Paul Gillis dll. (www.gsm.pku.edu.cn).

2. Universitas Tsinghua

Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Tsinghua punya Dewan Penasihat Internasional sejak 2000, yang anggotanya untuk tahun 2015-2016 a.l. adalah (i) Elon Musk, pendiri bersama dan CEO serta Arsitek Produk Tesla Motors, AS, CEO dan CTO SpaceX, komisaris utama Solar City, (ii) Satya Nadella, CEO Microsoft Corporation, dan (iii) Ben van Beurden, CEO Royal Dutch Shell.

Dewan Penasihat Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Tsinghua  2016-2017

Ketua Kehormatan 

ZHU Rongji
Founding Dean, School of Economics and Management, Tsinghua University (1984-2001)
Former Premier, State Council, People’s Republic of China (1998-2003)
Anggota-Anggota Kehormatan 
Lord Browne of Madingley
Chairman, L1 Energy (UK) LLP
Chairman, Huawei Technologies (UK) Ltd
Former Group Chief Executive, BP PLC

Henry M. Paulson, Jr.
Chairman, Paulson Institute
Former U.S. Secretary of the Treasury
Former Chairman and CEO, The Goldman Sachs Group, Inc.

H. Lee Scott, Jr.
Chairman, Business Advisory Board for BDT Capital
Former President and CEO, Wal-Mart Stores, Inc.

WANG Qishan
Member, Standing Committee of Political Bureau of CPC Central Committee
Secretary, CPC Central Commission for Discipline Inspection

Ketua
Jim Breyer
Founder and CEO, Breyer Capital

Wakil Ketua
QIU Yong
President, Tsinghua University

Anggota-Anggota
Mary T. Barra 
Chairman and CEO, General Motors Company

Dominic Barton
Global Managing Director, McKinsey & Company

Lloyd C. Blankfein
Chairman and CEO, The Goldman Sachs Group, Inc.

Sir John Bond
Former Chairman, Vodafone Group PLC
Former Group Chairman, HSBC Holdings PLC

Carlos Brito
CEO, Anheuser-Busch InBev

CHANG Zhenming
Chairman, CITIC Group

CHEN Jining
Minister, Ministry of Environmental Protection, People’s Republic of China 
Former President, Tsinghua University

CHEN Yuan
Vice Chairperson, The 12th National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC)
Former Chairman, China Development Bank

Tim Cook
CEO, Apple

Michael Corbat
CEO, Citigroup Inc.

Jamie Dimon
Chairman and CEO, JPMorgan Chase & Co.

Robert Dudley
Group Chief Executive, BP PLC

Denis Duverne
Chairman of the Board, AXA Group

Mark Fields
President and CEO, Ford Motor Company

William E. Ford
CEO, General Atlantic LLC

Victor K. Fung
Group Chairman, Fung Group
Honorary Chairman, Li & Fung Limited

Christopher B. Galvin
Chairman, CEO and Co-Founder, Harrison Street Capital LLC
Former Chairman and CEO, Motorola Inc. 

Geoffrey Garrett
Dean, The Wharton School of the University of Pennsylvania

Carlos Ghosn
Chairman and CEO, The Renault-Nissan Alliance

Terry Gou
Founder and CEO, Foxconn Technology Group

Mario Greco
CEO, Zurich Insurance Group

Maurice R. Greenberg
Chairman and CEO, C. V. Starr & Co., Inc.
Former Chairman and CEO, AIG

GU Binglin
Chairman, Beijing Association for Science and Technology
Former President, Tsinghua University

GUO Shuqing
Governor, Shandong Province
Former Chairman, China Securities Regulatory Commission

HO Ching
CEO, Temasek Holdings Private Limited 

Nobuyuki Idei
Founder and CEO, Quantum Leaps Corporation
Former Chairman and Group CEO, Sony Corporation

Irwin Mark Jacobs
Founding Chairman and CEO Emeritus, Qualcomm Inc.

Muhtar Kent
Chairman and CEO, The Coca-Cola Company

Henry R. Kravis
Co-Chairman and Co-CEO, KKR

Jonathan D. Levin
Philip H. Knight Professor and Dean, Stanford Graduate School of Business

Richard C. Levin
CEO, Coursera
Former President, Yale University

Richard Li
Chairman and Chief Executive, Pacific Century Group

Robin Li
Co-Founder, Chairman and CEO, Baidu Inc.

LI Rongrong
Former Chairman, State-Owned Assets Supervision and Administration Commission

LIU Chuanzhi
Chairman, Legend Holdings Corporation
Founder, Lenovo Group Limited

LIU He
Minister, Office of the Central Leading Group on Financial and Economic Affairs

LIU Mingkang
Former Chairman, China Banking Regulatory Commission

LIU Shiyu
Chairman, China Securities Regulatory Commission (CSRC)
Secretary, The CPC CSRC Committee

LOU Jiwei
Minister, Ministry of Finance, People’s Republic of China

Andrónico Luksic
Chairman, Luksic Group

Jack Ma
Executive Chairman, Alibaba Group

MA Kai
Member, Political Bureau of CPC Central Committee
Vice Premier, State Council, People’s Republic of China

Pony Ma
Core Founder, Chairman of the Board and CEO, Tencent

Eric S. Maskin
Adams University Professor, Harvard University
2007 Nobel Laureate in Economics

Doug McMillon 
President and CEO, Wal-Mart Stores, Inc.

Mike McNamara
CEO, Flex 

Cyrus P. Mistry
Chairman, Tata Sons

Elon Musk
Co-Founder, CEO and Product Architect, Tesla Motors
CEO and CTO, SpaceX
Chairman, SolarCity

Satya Nadella
CEO, Microsoft

Nitin Nohria
Dean, Harvard Business School

Indra K. Nooyi
Chairman and CEO, PepsiCo

Brian L. Roberts
Chairman and CEO, Comcast Corporation

Ginni Rometty
Chairman, President and CEO, IBM

David M. Rubenstein
Co-Founder and Co-CEO, The Carlyle Group

David Schmittlein
John C Head Ⅲ Dean, MIT Sloan School of Management

Stephen A. Schwarzman
Chairman, CEO and Co-Founder, Blackstone

Risto Siilasmaa
Chairman, Nokia Corporation
Chairman and Founder, F-Secure Corporation

A. Michael Spence
Professor, Stern School of Business, New York University
2001 Nobel Laureate in Economics

John L. Thornton
Chairman, Barrick Gold Corporation
Co-Chairman, Board of Trustees, Brookings Institution

Ben van Beurden
CEO, Royal Dutch Shell PLC

Jacob Wallenberg
Chairman, Investor AB

WANG Dazhong
Former President, Tsinghua University

Marjorie Yang
Chairman, Esquel Group

ZHAO Chunjun
Former Dean, School of Economics and Management, Tsinghua University

ZHOU Xiaochuan
Vice Chairperson, The 12th National Committee of the Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC)
Governor, People’s Bank of China

Mark Zuckerberg
Founder, Chairman and CEO, Facebook Inc.

Link: The Advisory Board of Tsinghua University School of Economics and Management (2015-2016)

 Semoga bermanfaat.